Sambut HUT ke-81 RI, Kemenag Kabupaten Cirebon Gelar Gerak Jalan Kerukunan

  • 12 Agt 2026 20:45 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Bupati Cirebon Imron, melepas peserta Gerak Jalan Kerukunan yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon, Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gerak Jalan Kerukunan diikuti masyarakat dari berbagai latar belakang etnis, suku, dan agama. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus mempererat kebersamaan antarumat beragama di Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon Imron mengapresiasi Kemenag Kabupaten Cirebon yang telah menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerak Jalan Kerukunan menunjukkan keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam membangun daerah.

"Hari ini kita bersama-sama dalam gerak jalan kerukunan memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-81. Semua etnis, suku, keyakinan, dan kepercayaan berkumpul jadi satu. Indonesia bersatu, Indonesia damai, Indonesia maju," ujarnya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kerukunan di Kabupaten Cirebon. Ia menilai nilai persatuan tersebut sejalan dengan keteladanan para ulama dan wali yang memiliki peran penting dalam merawat keberagaman masyarakat Cirebon.

"Mari kita terus merakit kebersamaan di Kabupaten Cirebon. Seperti para wali, Sunan Gunung Jati, yang menjadi perekat untuk semua golongan. Kebersamaan ini akan menjadi kekuatan, dan kekuatan tersebut yang membawa kemajuan bagi daerah kita," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon, Slamet, mengatakan Gerak Jalan Kerukunan merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI yang digelar Kemenag Kabupaten Cirebon. Rangkaian kegiatan tersebut telah dimulai sejak Selasa dan akan berlanjut hingga pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan.

"Rangkaian acara sudah dimulai sejak kemarin. Selain Gerak Jalan Kerukunan, kami juga menggelar Madrasah Expo, kegiatan Moderasi Beragama bagi siswa-siswi MA dan SMA, kegiatan Dharma Wanita, Doa Kebangsaan, hingga puncaknya upacara 17 Agustus mendatang," katanya.

Ia menyebut Gerak Jalan Kerukunan bertujuan melebur berbagai perbedaan dan menghilangkan sekat di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut juga diikuti perwakilan berbagai agama dan organisasi yang bergerak dalam bidang kerukunan umat beragama.

"Tujuan utamanya adalah menjalin kerukunan. Hari ini hadir perwakilan dari berbagai gereja Katolik maupun Protestan serta umat Hindu, Buddha, Konghucu, FKUB, hingga Bamagnas. Semua elemen agama hadir bersama," ujarnya.

Selain Gerak Jalan Kerukunan, rangkaian kegiatan Kemenag Kabupaten Cirebon juga dimeriahkan Madrasah Expo yang untuk pertama kalinya digelar. Sebanyak 26 madrasah negeri yang terdiri atas lima MA, 12 MTs, dan sembilan MIN menampilkan berbagai karya serta talenta para siswanya.

Beragam karya ditampilkan dalam Madrasah Expo, mulai dari teknologi robotik hingga tata boga. Antusiasme masyarakat dan peserta terhadap kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari Bupati Cirebon.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat serta keterbatasan kapasitas lokasi pelaksanaan saat ini, Kemenag Kabupaten Cirebon berencana memindahkan kegiatan ke tempat yang lebih luas pada tahun depan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah peserta sekaligus membuat rangkaian kegiatan berlangsung lebih meriah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....