Kasus TBC Anak Jadi Perhatian, Dinkes Kuningan Perkuat Skrining
- 07 Agt 2026 13:45 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan memperkuat deteksi dini tuberkulosis pada anak melalui skrining kesehatan di lingkungan sekolah. Langkah tersebut dilakukan karena kasus tuberkulosis anak masih menjadi perhatian dalam dua tahun terakhir.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Denny Mustafa, M.K.M., mengatakan skrining dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis. Pemeriksaan menyasar sekolah yang berada di wilayah dengan angka kasus tuberkulosis cukup tinggi.
"Strategi tahun ini menyasar sekolah-sekolah dan wilayah yang memiliki kasus TBC anak maupun TBC cukup tinggi," katanya kepada RRI, Jumat, 7 Agustus 2026.
Ia menjelaskan sebagian besar anak yang terpapar tuberkulosis justru tidak menunjukkan gejala batuk berkepanjangan seperti pada orang dewasa. Kondisi tersebut membuat deteksi dini harus dilakukan melalui pemeriksaan menyeluruh kepada seluruh peserta didik.
Menurutnya, petugas kesehatan tidak hanya memeriksa kondisi fisik anak selama proses skrining berlangsung. Guru juga dimintai informasi mengenai perubahan perilaku maupun penurunan berat badan yang dialami peserta didik.
"Tidak hanya anak yang bergejala batuk, semuanya kami periksa melalui skrining di sekolah," ujarnya.
Denny menambahkan orang tua perlu memperhatikan perubahan aktivitas, nafsu makan, serta berat badan anak sebagai tanda awal tuberkulosis. Gejala tersebut sering kali muncul lebih dahulu dibandingkan batuk yang menjadi ciri umum penyakit tersebut.
Melalui skrining di sekolah, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan berharap kasus tuberkulosis pada anak dapat ditemukan lebih cepat. Penanganan sejak dini diharapkan mampu meningkatkan angka kesembuhan sekaligus memutus rantai penularan di lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....