Musim Kemarau, BPBD Catat Lima Kebakaran di Kota Cirebon
- 05 Agt 2026 13:28 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon mencatat sedikitnya lima kejadian kebakaran lahan dan bangunan terjadi selama musim kemarau tahun 2026. Sebagian besar peristiwa tersebut dipicu oleh faktor kelalaian manusia dan kondisi cuaca yang kering.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Cirebon, Arief Adhitya Firmansyah, mengatakan data resmi kebakaran berada di Dinas Pemadam Kebakaran. Meski demikian, BPBD turut melakukan pendampingan dalam proses penanganan setiap kejadian.
"Di akhir bulan kemarin sudah ada kurang lebih sekitar lima kejadian lahan dan gedung. Yang jelas tidak ada korban jiwa dan penyebabnya beragam," ujarnya dalam program Dialog Cirebon Menyapa edisi Rabu, 5 Agustus 2026.
Baca juga: BPBD Ungkap Faktor Geografis Picu Kekeringan di Argasunya Cirebon
Menurut Arief, beberapa kebakaran dipicu oleh instalasi listrik yang tidak terkontrol hingga puntung rokok yang dibuang ke area kering. Kondisi tersebut membuat potensi kebakaran meningkat ketika musim kemarau berlangsung.
Ia menjelaskan, kejadian kebakaran lebih banyak terjadi di wilayah Argasunya dan Kecamatan Harjamukti. Banyaknya lahan kosong serta kepadatan penduduk menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi kebakaran di kawasan tersebut.
"Lebih cenderung terjadi di tempat yang sama karena banyak lahan kosong di Argasunya atau Kecamatan Harjamukti. Selain itu, wilayah tersebut juga memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi," ujarnya.
Baca juga: Kekeringan Kembali Muncul, Argasunya Jadi Daerah Prioritas Penanganan
Meski demikian, hingga saat ini BPBD belum menerima laporan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Argasunya selama 2026. Kondisi tersebut berbeda dengan kejadian besar pada 2024 yang membutuhkan waktu hampir sepekan untuk memadamkan api.
Arief berharap tidak ada lagi kejadian kebakaran di TPA Argasunya pada tahun ini agar penanganan bencana dapat lebih difokuskan pada upaya pencegahan. Ia juga mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas pada musim kemarau
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....