Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Siapkan CPCL Program PM-AAS 2026
- 01 Agt 2026 20:47 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai mempersiapkan penerapan Program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) melalui pendataan calon petani dan calon lahan penerima program sebagai tahap awal pelaksanaan pada musim tanam Agustus hingga Oktober 2026. Persiapan tersebut dilakukan agar penerapan program berjalan sesuai sasaran sekaligus menyesuaikan kondisi petani yang sebagian telah memulai aktivitas tanam.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., mengatakan pihaknya telah menyusun CPCL atau Calon Petani dan Calon Lahan sebagai dasar pelaksanaan bantuan pemerintah di sektor pertanian. Pendataan itu mencakup proses verifikasi petani dan lahan yang akan mengikuti program PM-AAS.
"Kami kemarin sudah membuat CPCL, yaitu Calon Petani dan Calon Lahan untuk bulan Juli, Agustus, September, dan Oktober. Kami sudah siap melaksanakan walaupun baru sedikit," kata Deni.
Baca juga: Terapkan PM-AAS, Kabupaten Cirebon Targetkan Panen 9 - 12 Ton Padi per hektare
Ia menjelaskan kesiapan pelaksanaan masih dilakukan secara bertahap karena sebagian petani sebelumnya telah lebih dahulu menyemai benih menggunakan metode yang biasa diterapkan. Kondisi tersebut membuat implementasi sistem Tabela belum dapat dilakukan secara serentak pada seluruh wilayah sasaran.
Menurut Deni, penerapan PM-AAS akan mulai lebih optimal pada musim tanam berikutnya setelah seluruh tahapan persiapan selesai dilakukan. Pemerintah daerah juga terus melakukan sosialisasi kepada kelompok tani agar memahami perbedaan sistem tanam yang digunakan dalam program tersebut.
"Waktu kita informasikan ada beberapa yang sudah menyemai benih. Jadi mungkin untuk Agustus bulan ini dan untuk bulan selanjutnya kami siap," ujar Deni.
Ia menambahkan Dinas Pertanian akan terus memantau perkembangan implementasi PM-AAS di lapangan sebagai bahan evaluasi sebelum program diperluas ke lebih banyak kelompok tani. Pendampingan penyuluh pertanian juga akan terus dilakukan agar penerapan teknologi budidaya modern dapat berjalan sesuai target.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....