Media Sosial Dinilai Efektif Bangun Kesadaran Menjaga Lingkungan
- 30 Jun 2026 04:12 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Media sosial dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus kampanye pelestarian lingkungan.
Hal tersebut dijelaskan Aktivis lingkungan sekaligus Pendiri Karmapala, Hariri, kepada RRI Cirebon dalam beranda Astacita "GREEN RADIO" Sabtu 27 Juni 2026. Ia mengatakan media sosial kini menjadi sumber informasi utama masyarakat, khususnya generasi muda, karena itu pesan-pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam akan lebih mudah diterima apabila disampaikan melalui platform digital.
"Menurut kita sangat-sangat perlu memanfaatkan media yang saat ini ada. Media sosial bisa menjadi sarana kampanye terhadap lingkungan," ujarnya.
Ia berharap para kreator konten dan influencer ikut mengambil peran dalam menyebarkan pesan-pesan positif mengenai lingkungan. Menurutnya, figur publik memiliki pengaruh besar terhadap perilaku para pengikutnya di media sosial.
"Coba kalau para influencer yang punya banyak followers ikut kampanye tentang lingkungan, minimal pengikut setianya akan ikut terpengaruh. Itu akan memberikan dampak," katanya.
Ia mengungkapkan, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi pembahasan di kalangan komunitas pecinta alam. Berbagai organisasi terus mencari cara agar gerakan pelestarian lingkungan dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui media digital.
| Baca juga: Budidaya Bioflok Jadi Solusi Pangan |
"Beberapa kali pertemuan mapala di wilayah Cirebon juga berpikir bagaimana caranya memanfaatkan teknologi yang ada demi gerakan lingkungan," katanya.
Menurutnya perubahan pola konsumsi media masyarakat menjadi alasan kampanye lingkungan harus beralih ke platform digital. Ia menilai media sosial kini jauh lebih efektif dibandingkan media konvensional dalam menjangkau masyarakat.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah tetap diperlukan agar kampanye digital mengenai lingkungan dapat berjalan lebih masif. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan kreator konten diyakini mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Ia juga menyoroti hadirnya komunitas Pandawara yang berhasil mengangkat isu kebersihan melalui media sosial. Menurutnya, keberhasilan kelompok tersebut menjadi inspirasi bagi komunitas pecinta alam lainnya untuk lebih aktif menyampaikan kegiatan pelestarian lingkungan kepada publik.
Ia berharap semakin banyak komunitas yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi lingkungan. Dengan demikian, gerakan menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat luas melalui ruang digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....