Budidaya Bioflok Jadi Solusi Pangan

  • 07 Jun 2026 11:02 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - PT Pertamina Patra Niaga memperkuat komitmen mendukung ketahanan pangan nasional melalui program pemberdayaan masyarakat. Langkah ini berbasis pada potensi lokal yang mampu memperkuat kesejahteraan warga sekitar wilayah operasional.

Salah satu program unggulannya adalah pengembangan budidaya ikan berbasis teknologi bioflok di Kota Dumai, Riau. Program tersebut menjadi solusi alternatif bagi masyarakat pesisir Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai.

Selama ini, nelayan setempat sering menghadapi hasil tangkapan laut yang tidak menentu akibat faktor cuaca. Selain itu, mereka juga dihadapkan pada keterbatasan sarana perikanan serta ancaman abrasi pantai.

Melalui bioflok, warga kini memiliki sumber pendapatan yang lebih stabil dari budidaya ikan nila. Komoditas pangan ini memiliki masa panen yang relatif singkat, yaitu sekitar 4-6 bulan.

Program di Dumai ini didukung Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 4,4 kWp. Fasilitas energi terbarukan ini mampu menghemat biaya listrik hingga Rp9,3 juta per tahun.

Penggunaan PLTS tersebut juga berkontribusi positif dalam mengurangi emisi karbon sebesar 5,52 ton per tahun. Sementara itu, program ketahanan pangan serupa juga dikembangkan di wilayah Sumatera Utara.

Melalui Fuel Terminal Pematang Siantar, Pertamina Patra Niaga mengembangkan program pertanian kota bernama Siantar Habonaron. Model urban farming terpadu ini mengoptimalkan lahan pekarangan rumah untuk mendukung pangan keluarga.

Masyarakat mengolah limbah kotoran ayam

Integrasi peternakan ayam petelur dan budidaya sayuran dibentuk guna mengatasi keterbatasan lahan warga sekitar. Limbah kotoran ayam dimanfaatkan sebagai media tanam, sedangkan sisa makanan diolah menjadi pakan maggot.

“Sejak adanya bantuan dari Pertamina Patra Niaga, kebutuhan sarapan anak saya menjadi terpenuhi dari hasil ternak ini,” ujar Asih, anggota kelompok Habonaron pada Sabtu, 6 Juni 2026. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menyampaikan bahwa ketahanan pangan dapat dibangun melalui pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

“Pertamina Patra Niaga meyakini bahwa ketahanan pangan dapat dibangun melalui pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Karena itu, kami terus menghadirkan program-program yang mengoptimalkan potensi lokal, mendorong kemandirian ekonomi, serta menciptakan manfaat sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui langkah ini, perusahaan berupaya mendukung terciptanya kesejahteraan, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....