Program MBG Dorong Permintaan Pangan dan Perputaran Ekonomi Petani
- 10 Mei 2026 13:56 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan – Program makan bergizi gratis dinilai meningkatkan permintaan bahan pangan lokal Kabupaten Kuningan secara bertahap. Peningkatan kebutuhan tersebut mendorong petani memperluas produksi demi memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat penerima manfaat program.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menilai program tersebut berdampak positif. Menurutnya, peningkatan kebutuhan pangan otomatis menciptakan perputaran ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan Kabupaten Kuningan.
“Dengan adanya program bergizi gratis ada permintaan sendiri sehingga mendorong adanya peningkatan produksi,” katanya kepada RRI pada Kamis, 7 Mei 2026. Permintaan tambahan tersebut dinilai membantu petani memperoleh pasar baru bagi hasil produksi pertanian mereka sehari-hari.
Ia mengatakan kebutuhan pangan sebelumnya hanya dihitung berdasarkan konsumsi masyarakat normal setiap tahunnya secara rutin. Namun, program makan bergizi gratis menghadirkan tambahan kebutuhan pangan dalam jumlah cukup besar setiap harinya.
Peningkatan kebutuhan tersebut membuat petani terpacu meningkatkan hasil panen demi memenuhi permintaan pasar program pemerintah. Selain beras, kebutuhan sayuran segar turut meningkat seiring pelaksanaan program makan bergizi gratis wilayah Kuningan.
Menurutnya, pemerintah berharap program tersebut mampu menyerap bahan pangan segar hasil produksi masyarakat lokal setempat. Kondisi tersebut dinilai memberikan dampak ekonomi positif melalui peningkatan transaksi perdagangan bahan pangan daerah Kuningan.
“Dari sisi petani didorong untuk budidaya karena ada tambahan produksi yang harus disiapkan,” ujarnya. Ia menambahkan program tersebut membantu menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....