Kepsek SMPN 1 Kuningan Dukung MBG 5 Hari

  • 07 Apr 2026 19:03 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi mengalami pembatasan dari enam hari menjadi lima hari per minggu mulai 1 April 2026. Kebijakan tersebut mendapat tanggapan dari berbagai pihak sekolah, termasuk SMPN 1 Kuningan.

Kepala SMPN 1 Kuningan H. Adang Kusdiana, M.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah pada dasarnya mendukung kebijakan pembatasan program MBG tersebut. Ia menilai kebijakan pengurangan hari pelaksanaan merupakan bagian dari upaya efisiensi untuk kepentingan bersama.

"Secara umum warga sekolah mendukung program itu dan tidak begitu mempermasalahkan pengurangan dari enam hari menjadi lima hari karena penghematan ini untuk kebaikan bersama," ujar Adang Kusdiana kepada RRI Senin, 6 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar siswa, guru, serta tenaga kependidikan tidak merasakan dampak signifikan dari pengurangan hari pelaksanaan MBG. Bahkan menurutnya, jadwal lima hari sekolah dinilai sudah sesuai dengan pelaksanaan program lima hari MBG.

"Walaupun ada sebagian kecil siswa yang sempat bertanya mengapa menjadi lima hari, setelah diberikan penjelasan mereka akhirnya memahami kebijakan tersebut," ucapnya.

Adang menambahkan bahwa pihak sekolah sempat melakukan survei kepada siswa, guru, dan orang tua untuk mengetahui respons terhadap kebijakan tersebut. Hasil survei menunjukkan sebagian besar responden dapat menerima perubahan setelah mendapatkan informasi yang jelas.

"Dari hasil survei terhadap ratusan responden, mayoritas hanya mempertanyakan alasan perubahan dan bukan karena keberatan terhadap kebijakan tersebut," katanya.

Selain itu, ia menilai pelaksanaan program MBG selama ini memberikan dampak positif terhadap kondisi belajar siswa. Program tersebut membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa sehingga mereka lebih siap mengikuti kegiatan belajar.

Menurutnya, kehadiran MBG membuat siswa lebih antusias dan terbantu, terutama bagi mereka yang sering datang ke sekolah tanpa sarapan. Dengan terpenuhinya kebutuhan makan, siswa diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi dan semangat belajar di kelas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....