Edukasi Jadi Kunci Ubah Pola Pikir Masyarakat Pesisir

  • 05 Apr 2026 15:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Keberhasilan menjaga kelestarian lingkungan pesisir tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi sangat bergantung pada perubahan pola pikir masyarakat dalam memandang pentingnya ekosistem. Kesadaran kolektif yang tumbuh melalui edukasi dinilai menjadi faktor kunci dalam menciptakan budaya bersih dan berkelanjutan di kawasan pantai.

Aktivis dan praktisi lingkungan pantai, Dian Wijaya, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam pengelolaan lingkungan adalah mengubah cara pandang masyarakat terhadap alam. Hal ini membutuhkan proses yang tidak singkat. “PR pertama kami adalah mengedukasi masyarakat bahwa lingkungan itu sangat penting untuk kehidupan bersama,” ucapnya kepada RRI, Sabtu, 4 April 2026.

Ia menambahkan bahwa pendekatan dilakukan secara bertahap melalui kelompok-kelompok masyarakat. Menurutnya, awalnya masyarakat khawatir bahwa normalisasi sungai akan merusak tambak mereka.

Namun, setelah diberikan pemahaman, masyarakat mulai mendukung upaya tersebut. “Setelah dijelaskan manfaatnya, masyarakat akhirnya memahami dan ikut terlibat dalam kegiatan pelestarian,” katanya.

Ia menilai partisipasi masyarakat semakin meningkat. Selain edukasi, pembentukan kelompok nelayan, pemuda, dan budidaya juga dilakukan untuk memperkuat kolaborasi.

Langkah ini bertujuan meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga lingkungan. Dengan perubahan pola pikir yang semakin baik, diharapkan pelestarian lingkungan pesisir dapat berjalan secara berkelanjutan. Kesadaran masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga ekosistem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....