Gerakan Cinta Laut Dorong Perubahan Budaya Kelola Sampah Pesisir Cirebon

  • 02 Agt 2026 13:45 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Persoalan sampah di kawasan pesisir Cirebon dinilai memerlukan perubahan budaya masyarakat melalui edukasi berkelanjutan. Gerakan Cinta Laut menjadi salah satu upaya mendorong kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan pesisir.

Relawan, Pegiat dan Aktivis Lingkungan Hidup, Yulise mengatakan kebiasaan membuang sampah sembarangan masih ditemukan di sejumlah kawasan pesisir. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai komunitas dan pemerintah secara berkelanjutan.

"Kalau sampah tidak bisa dilawan, sampah itu harus kita jadi kawan, Pak. Karena dalam sampah ada rupiah, dalam sampah ada berkah," katanya kepada RRI, Sabtu, 1 Agustus 2026. Ia menilai masyarakat perlu memahami sampah memiliki nilai ekonomi apabila dikelola dengan baik.

Yulise menjelaskan sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat tidak lagi membuang sampah langsung ke laut maupun sungai. Edukasi tersebut juga mengenalkan pengelolaan sampah melalui bank sampah serta pemanfaatan kembali berbagai jenis limbah.

Ia mengatakan perubahan pola pikir menjadi tantangan terbesar dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir. Menurutnya, kebiasaan menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak dini kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Bahwa nanti kalau sampah itu terus kita buang ke laut, intinya nanti akan kembali juga ke kita," ujarnya. Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat dampak pencemaran terhadap kehidupan masyarakat pesisir.

Yulise berharap semakin banyak komunitas dan warga terlibat dalam gerakan menjaga kebersihan pantai secara konsisten. Kolaborasi dinilai menjadi kunci menciptakan lingkungan pesisir yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....