Masyarakat Didorong Terapkan Nilai Kebersihan dalam Kehidupan Sehari-hari

  • 29 Mar 2026 14:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kesadaran menjaga kebersihan sebagai bagian dari keimanan dinilai masih belum sepenuhnya terwujud dalam kehidupan sosial masyarakat. Padahal, ajaran Islam menempatkan kebersihan tidak hanya dalam konteks ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut mengemuka dalam program “Green Radio” RRI Cirebon edisi Sabtu, 28 Maret 2026 yang mengangkat tema "Makna Cinta Kebersihan Tanda Kuatnya Iman". Diskusi menghadirkan pandangan ulama terkait pentingnya menginternalisasi nilai kebersihan secara menyeluruh.

Pimpinan Majlis Ta'lim Khodimyl Ulama Sidamulya, Buntet Pesantren, Astana Japura, Kabupaten Cirebon Gus Muhammad Faiz menjelaskan bahwa Islam telah menempatkan kebersihan sebagai bagian penting dalam kehidupan beragama. “Kita mau salat, mau menghadap Allah itu kita harus bersih, harus suci,” katanya.

Namun demikian, ia menilai pemaknaan kebersihan di masyarakat masih terbatas pada aspek ibadah semata. “Kalau kita memaknai dari segi sosial kemasyarakatan, makna kebersihan itu masih ramyang-ramyang (belum jelas sepenuhnya),” ucapnya.

Ia juga menyoroti fenomena lingkungan, termasuk di pesantren, yang belum sepenuhnya mencerminkan nilai kebersihan. Ia menegaskan bahwa kebersihan sebagai bagian dari iman harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Sementara itu, Ketua DDII / Wakil Ketua 1 ICMI Kabupaten Cirebon Ustadz H. Ali Wahyuno menilai kebersihan harus menjadi gaya hidup masyarakat. “Kebersihan itu menjadi lifestyle sebenarnya untuk gaya hidup yang memang itu harus kita budayakan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi lingkungan yang memprihatinkan akibat sampah yang tidak terkelola. “Kalau melihat di jalan-jalan kemudian di sungai-sungai itu sampah itu berserakan,” ucapnya.

Menurutnya, kebersihan tidak hanya menyangkut fisik, tetapi juga kebersihan hati yang tercermin dalam perilaku. “Makna cinta kebersihan tanda kuatnya iman itu tidak hanya lahir, tapi juga harus batin kita harus bersih,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....