C-3 Indonesia Dorong Gerakan Sekolah Berbudaya Bersih

  • 15 Mar 2026 09:51 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Gerakan sekolah berbudaya bersih menjadi salah satu upaya penting dalam membangun karakter peduli lingkungan sejak dini di lingkungan pendidikan. Melalui gerakan ini, seluruh warga sekolah didorong untuk memiliki kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Sekretaris Jenderal C-3 Indonesia sekaligus praktisi dan pemerhati pendidikan, Sunaryo, menjelaskan bahwa sekolah berbudaya bersih tidak hanya berfokus pada kondisi lingkungan yang bersih secara fisik. Namun yang lebih penting adalah membangun karakter serta kebiasaan seluruh warga sekolah untuk memiliki kepedulian terhadap kebersihan.

Menurutnya, budaya bersih harus menjadi bagian dari perilaku sehari-hari bagi seluruh penghuni sekolah. Hal tersebut mencakup siswa, guru, staf, hingga pimpinan sekolah yang bersama-sama bertanggung jawab menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman.

“Sekolah berbudaya bersih ini kita menuntut kepada segenap penghuni atau yang ada di sekolah itu mempunyai suatu karakter, kemudian kebiasaan, kesadaran di bidang kebersihan,” ujarnya kepada RRI, Sabtu, 14 Maret 2026.

Sunaryo menambahkan bahwa kebersihan di lingkungan sekolah tidak dapat dibebankan hanya kepada petugas kebersihan saja. Setiap individu yang berada di lingkungan sekolah harus memiliki kesadaran untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitarnya.

“Bukan hanya tugas petugas kebersihan, tapi semua yang ada di sekolah itu peduli dan mempunyai kemauan untuk selalu memperhatikan keadaan di sekitar lingkungan sekolahnya,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa gerakan yang dilakukan oleh C-3 Indonesia merupakan bagian dari upaya membangun komunitas yang memiliki kesadaran terhadap budaya bersih. C-3 sendiri merupakan singkatan dari Clean Culture Community yang menekankan pentingnya membangun komunitas dengan kebiasaan menjaga kebersihan.

Melalui gerakan tersebut diharapkan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar secara akademik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter yang peduli terhadap lingkungan. Dengan begitu, budaya bersih dapat tertanam sejak dini dan terus terbawa hingga ke kehidupan masyarakat luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....