MBG Ramadan Tetap Efektif Selama Nilai Gizi Terpenuhi
- 25 Feb 2026 14:34 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Skema pembagian MBG dalam bentuk makanan kering selama Ramadan dinilai tetap dapat menunjang kebutuhan gizi siswa sepanjang perhitungan nutrisinya dilakukan secara tepat. Penilaian tersebut disampaikan Dokter Spesialis Bedah RSUD 45 Kuningan, Dr. dr. Asep Hermana, yang melihat efektivitas program dari aspek medis.
Ia menjelaskan bahwa yang terpenting dalam program makanan bergizi adalah kandungan energi, protein, dan lemak yang sesuai kebutuhan anak. Bentuk makanan, baik kering maupun basah, dinilai hanya sebagai metode distribusi yang menyesuaikan situasi Ramadan.
“Yang dihitung adalah nilai gizinya, berapa kalorinya, kemudian berapa proteinnya,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 25 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa selama standar gizi terpenuhi, makanan tetap dapat berfungsi optimal bagi kebutuhan tubuh siswa.
Menurutnya, makanan kemasan atau kering tidak menjadi persoalan selama tidak termasuk kategori ultra processed food yang dapat menurunkan kualitas gizi. “Masalah apakah itu kemasan atau yang lain itu hanya metode, yang penting aman,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap kualitas dan keamanan pangan tetap harus menjadi prioritas dalam pelaksanaan MBG selama Ramadan. Standar dapur dan distribusi, menurutnya, juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, sistem pengadaan dan rantai distribusi perlu terus disempurnakan agar tidak menimbulkan persoalan di lapangan. Evaluasi berkala penting dilakukan untuk memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar layak konsumsi.
Ia mengajak masyarakat untuk menilai program ini secara objektif dan menyampaikan masukan berbasis data. Menurutnya, program besar seperti MBG membutuhkan proses adaptasi sebelum mencapai hasil yang optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....