MBG Ramadan SMPN 1 Gegesik Kabupaten Cirebon Gunakan Skema Rapel

  • 25 Feb 2026 14:05 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - SMPN 1 Gegesik Kabupaten Cirebon memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan skema distribusi yang disesuaikan. Penyesuaian tersebut dilakukan agar manfaat program tetap dirasakan siswa tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) yang berlangsung lebih singkat selama puasa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Gegesik, Lien Herlina, mengatakan pengambilan MBG tetap mengikuti hari aktif sekolah yang berlangsung lima hari dalam sepekan. Ia menegaskan bahwa mekanisme tidak dilakukan secara shift karena menyesuaikan kalender akademik yang sudah berjalan.

“Untuk waktu pengambilan MBG itu dilakukan sama hari aktif sekolah, kebetulan sekolah aktif itu lima hari belajar, jadi nggak bisa di-shift off,” ujarnya dalam Dialog Cirebon Menyapa, Selasa, 24 Februari 2026. Ia menjelaskan, pengiriman dilakukan saat jam istirahat sebelum salat dzuhur berjamaah sekitar pukul 11.30 WIB agar tidak mengganggu jalannya KBM.

Selama Ramadan, pola distribusi dilakukan dua kali dalam sepekan dengan sistem rapel untuk beberapa hari sekaligus. Setiap hari Senin dibagikan paket untuk kebutuhan Senin hingga Rabu, sementara pada Kamis didistribusikan untuk Kamis hingga Sabtu.

Menurutnya, skema tersebut dipilih agar siswa dapat membawa pulang makanan untuk kebutuhan sahur maupun berbuka puasa bersama keluarga. Dengan pengaturan waktu yang terstruktur, sekolah berupaya memastikan distribusi tetap tepat sasaran dan tidak mengurangi efektivitas pembelajaran.

Terkait kualitas makanan, pihak sekolah melakukan koordinasi intensif dengan UPTD terkait guna memastikan menu yang dibagikan tetap higienis dan aman dikonsumsi meski tidak disantap langsung di sekolah. Bentuk makanan pun disesuaikan agar lebih tahan lama dan tidak mudah basi.

“Yang pertama, kita lakukan komunikasi tentu saja dengan pihak UPTD terkait, termasuk pemilihan menu juga,” katanya. Ia menambahkan, sekolah memberikan saran agar makanan yang dibagikan selama puasa dalam bentuk kering sebagai pengganti menu basah sehingga tetap steril dan layak konsumsi.

Melalui langkah tersebut, SMPN 1 Gegesik berharap pelaksanaan MBG selama Ramadan tetap berkelanjutan dan efektif dalam mendukung pemenuhan gizi siswa. Sekolah juga membuka ruang evaluasi bersama agar program dapat terus disempurnakan sesuai kebutuhan peserta didik dan kebijakan pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....