Kecelakaan Elf di Majalengka: Rombongan Keluarga Terjun ke Jurang, 6 Orang Tewas
- 24 Mar 2026 15:38 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan sebuah kendaraan Elf Microbus terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, dan mengakibatkan enam orang meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, tepatnya di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 23.05 WIB.
Kendaraan bernomor polisi Z 7012 CN tersebut mengangkut rombongan keluarga asal Karawang yang tengah dalam perjalanan pulang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan sebelumnya melakukan perjalanan dari Ciamis usai bersilaturahmi, serta sempat melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata Pangandaran sebelum kembali menuju Karawang melalui jalur Majalengka.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Lantas AKP Pandu Surya Renata menjelaskan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi menunjukkan dugaan kuat bahwa pengemudi mengalami kelelahan saat berkendara.
“Faktor kelelahan dan mengantuk diduga menjadi penyebab utama kecelakaan. Selain itu, kondisi cuaca berkabut tebal dengan jarak pandang terbatas sekitar lima meter serta permukaan jalan yang basah turut memperparah situasi,” ujar AKP Pandu, Selasa, 24 Maret 2026.
Ia menambahkan, lokasi kejadian merupakan jalur dengan karakteristik medan yang cukup ekstrem, berupa turunan curam, tikungan tajam, serta kondisi jalan yang licin, sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi dari pengendara.
Kronologi kejadian bermula saat kendaraan melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga kehilangan kendali, oleng ke sisi kanan, kemudian keluar dari badan jalan dan terperosok ke dalam jurang hingga terguling dengan posisi roda berada di atas.
Akibat kecelakaan tersebut, dari total 21 penumpang, enam orang dinyatakan meninggal dunia. Tiga korban meninggal di lokasi kejadian, termasuk pengemudi, sementara tiga korban lainnya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Selain itu, dua penumpang mengalami luka berat dan 13 lainnya mengalami luka ringan.
Petugas kepolisian bersama warga setempat segera melakukan proses evakuasi terhadap para korban. Seluruh korban kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, antara lain kendaraan, dokumen kendaraan, serta identitas para penumpang. Keterangan dari saksi menyebutkan bahwa rombongan telah menempuh perjalanan cukup panjang sejak hari Minggu, yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab kelelahan pengemudi.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya yang melintasi jalur perbukitan di wilayah Majalengka, untuk selalu mengutamakan keselamatan berkendara. Pengendara diharapkan tidak memaksakan diri saat dalam kondisi lelah atau mengantuk, serta disarankan untuk beristirahat di tempat yang aman.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Hindari berkendara dalam kondisi lelah, terlebih di jalur dengan medan berat dan cuaca yang tidak mendukung,” kata AKP Pandu menegaskan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan risiko berkendara di jalur rawan kecelakaan, serta perlunya kewaspadaan dan kesiapan fisik bagi setiap pengemudi guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....