Intensifkan Perintis Presisi, Polres Majalengka Jaga Rumah Kosong saat Mudik
- 23 Mar 2026 19:35 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Di tengah hangatnya suasana arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, ketika ribuan warga meninggalkan rumah untuk kembali ke kampung halaman, ada ruang-ruang sunyi yang harus tetap dijaga. Rumah-rumah kosong yang ditinggal pemiliknya menjadi titik rawan yang tak luput dari perhatian aparat kepolisian.
Untuk memastikan keamanan tetap terjaga, jajaran Satuan Samapta Polres Majalengka mengintensifkan patroli Perintis Presisi pada dini hari, Senin, 23 Maret 2026. Personel mulai menyisir kawasan permukiman warga yang ditinggal mudik.
Patroli menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya Perumahan Pandawa Land, Lingkungan Makmur Kelurahan Majalengka Kulon, hingga wilayah Desa Babakan Jawa. Dalam sunyi malam yang nyaris tanpa aktivitas, kehadiran polisi menjadi simbol kewaspadaan yang terus hidup.
Personel Polres Majalengka melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fisik rumah warga. Mulai dari pagar, pintu, hingga lingkungan sekitar dipastikan dalam keadaan aman guna mencegah potensi tindak kejahatan.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui PLH Kasat Samapta Iptu Dedi Sutikno menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif dalam rangka menjaga situasi kamtibmas selama Operasi Ketupat Lodaya 2026.
"Fokus kami adalah mengantisipasi tindak pidana seperti pencurian, aksi geng motor, hingga gangguan keamanan lainnya di jam-jam rawan," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, patroli bergerak menyusuri rute dari Mako Polres Majalengka menuju Jalan K.H. Abdul Halim, Jalan Babakan, Jalan Letkol Abd. Gani, hingga Jalan Margatapa. Tidak hanya melakukan pengawasan, petugas juga berdialog dengan petugas keamanan lingkungan untuk memperkuat sinergi kewaspadaan.
"Imbauan pun kami sampaikan agar masyarakat segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan kepolisian yang tersedia," katanya.
Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk menghadirkan rasa aman, baik bagi masyarakat yang tengah mudik maupun yang tetap berada di wilayah kota. Kehadiran polisi di tengah malam hingga dini hari menjadi upaya nyata dalam mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Di saat sebagian besar warga terlelap, langkah-langkah patroli terus berjalan menembus gelap. Menjaga yang tak terlihat, melindungi yang ditinggalkan. Karena bagi mereka, keamanan bukan sekadar tugas, melainkan janji yang harus ditepati, bahkan di waktu paling sunyi sekalipun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....