Pergerakan Penumpang Meningkat jelang Puncak Mudik

  • 18 Mar 2026 17:29 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - H-3 Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, kesiapan menghadapi arus mudik dan balik terus dimatangkan, dengan fokus pada aspek keselamatan serta kelancaran perjalanan di Terminal Tipe A Kertawangunan, Kabupaten Kuningan pada Rabu, 18 Maret 2026.

Kepala Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A, Tjardju, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan jauh hari sebelum puncak arus mudik. “Kami dari tim teknis, khususnya dari perhubungan, untuk menghadapi angkutan Lebaran atau persiapan arus mudik dan balik, kami sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama adalah memastikan kelayakan armada transportasi umum melalui ramp check di berbagai titik. “Terutama untuk kesiapan armada, kami sudah melakukan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan di setiap terminal maupun di pool-pool bus,” kata Tjardju.

Berdasarkan data produksi angkutan Lebaran di Terminal Tipe A Kertawangunan, pergerakan penumpang dan kendaraan mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam beberapa periode pencatatan, total kedatangan penumpang (AKAP dan AKDP) tercatat menembus angka sekitar 1.000 hingga 1.250 orang pada shift siang (08.00–20.00).

Sementara itu, jumlah kendaraan yang datang dan berangkat juga tercatat cukup tinggi, berkisar antara 60 hingga hampir 100 unit per periode. Pada shift malam (20.00–08.00), total kedatangan penumpang berada di kisaran 400 hingga 900 orang, dengan keberangkatan penumpang berkisar antara 80 hingga lebih dari 300 orang.

Menurut Tjardju, data tersebut menjadi indikator awal meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik. “Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa kendaraan yang akan digunakan oleh masyarakat dalam kondisi yang laik jalan dan memenuhi standar keselamatan,” ucapnya melanjutkan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi kemacetan. “Kami juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak kepolisian dan dinas terkait untuk pemetaan titik-titik rawan kemacetan serta penyediaan posko-posko pelayanan di sepanjang jalur mudik,” ujarnya menjelaskan.

Tjardju berkomitmen agar arus mudik tahun ini berjalan optimal. “Kami berusaha semaksimal mungkin agar perjalanan mudik tahun ini bisa berjalan dengan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan. Mengingat volume kendaraan diprediksi akan meningkat, kesabaran dan kedisiplinan di jalan menjadi kunci utama,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kuningan, M. Ali Akbar, menegaskan pihak kepolisian telah menyiapkan langkah antisipatif untuk mendukung kelancaran arus mudik di wilayahnya.

“Mulai H-3 ini kami sudah menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan, termasuk di jalur utama dan pusat keramaian,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mendirikan pos pengamanan dan pelayanan untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik. “Kami juga menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan guna membantu masyarakat selama perjalanan mudik,” katanya.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan. “Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kesehatan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum digunakan,” ucapnya menutup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....