KAI Daop 3 Cirebon Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun saat Puncak Mudik
- 14 Mar 2026 14:09 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal ke Stasiun Cirebon Kejaksan saat periode puncak arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Imbauan ini disampaikan karena lokasi stasiun berada di antara dua perlintasan sebidang yang cukup padat sehingga berpotensi menimbulkan antrean kendaraan ketika frekuensi perjalanan kereta meningkat.
Vice President KAI Daop 3 Cirebon Sigit Winarto menjelaskan pada masa Angkutan Lebaran tahun ini frekuensi perjalanan kereta api di wilayah Daop 3 meningkat cukup signifikan. Kondisi tersebut membuat lalu lintas di perlintasan sebidang sekitar stasiun menjadi lebih padat dibandingkan hari biasa.
“Namun demikian tidak menutup kemungkinan masih ada hari-hari tertentu yang masih kosong. Kemudian yang sisanya, yang sisanya yang ke arah timur itu masih tersedia. Kami sampaikan informasi kepada para calon penumpang yang ingin naik jasa angkutan kereta api dipersilakan untuk bisa menggunakan fasilitas yang ada untuk tiketnya seperti akses by KAI," ujarnya pada Jumat, 13 Maret 2026.
Sigit mengatakan pada masa puncak arus mudik maupun arus balik, jumlah perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon cukup tinggi. Bahkan jarak antar kereta atau headway di jalur tersebut rata-rata hanya sekitar 11 menit sekali.
“Kemudian kami sampaikan juga informasi-informasi penting bahwasannya nanti pada saat H-7 atau H+7 itu peak-peaknya penumpang karena stasiun kejaksan ini diapit oleh dua perlintasan sebidang yang relatif lebih padat. Tadi disampaikan ada 171 KA, belum dengan kereta barangnya, kira-kira headway kita di Daop 3 ini 11 menit. Artinya setiap 11 menit sekali pasti ada kereta," ucapnya.
Selain mengingatkan soal waktu kedatangan penumpang, KAI Daop 3 Cirebon juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran keselamatan di perlintasan sebidang. Masyarakat diminta mematuhi aturan saat melintas di perlintasan kereta demi mencegah kecelakaan yang bisa mengganggu perjalanan kereta api.
“Artinya berhenti, tengok kiri dan kanan, aman, jalan. Ini menjadi perhatian serius, beberapa kali kejadian sudah terjadi di wilayah Daop 3, itu menunjuk Jawa juga, sehingga kami mohon partisipasi masyarakat publik untuk bisa ikut serta dalam perlintasan keselamatan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....