Hadapi 143,9 Juta Pemudik, Polres Kuningan Siapkan Pengamanan

  • 13 Mar 2026 10:38 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - Kepolisian Resor Kuningan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Lodaya 2026 di halaman Mapolres Kuningan, Kamis, 12 Maret 2026. Apel tersebut menandai dimulainya kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Kuningan.

Apel dipimpin Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar dan dihadiri Bupati Kuningan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan ini sekaligus menjadi pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana pengamanan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Dalam amanatnya, Kapolri menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk menjamin kelancaran Operasi Ketupat 2026.

“Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk memastikan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar,” kata Ali Akbar membacakan amanat Kapolri.

Kapolri juga menyoroti potensi pergerakan pemudik secara nasional yang diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang tahun ini. Lonjakan mobilitas tersebut, menurut dia, perlu diantisipasi dengan penguatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di berbagai titik.

Di Kabupaten Kuningan, pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 melibatkan personel gabungan dari sejumlah instansi. Di antaranya unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, serta Pemadam Kebakaran. Selain itu, mitra kamtibmas seperti Senkom, RAPI, dan Pramuka Saka Bhayangkara juga turut dilibatkan.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik keramaian, seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, terminal, serta objek wisata yang diperkirakan ramai dikunjungi selama masa libur Lebaran.

Selain itu, aparat juga diminta mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan maupun dampak cuaca ekstrem, termasuk potensi bencana hidrometeorologi yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Operasi Ketupat Lodaya 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari. Melalui operasi ini, Polres Kuningan berupaya memastikan arus mudik dan balik berjalan lancar, sekaligus menjaga keamanan serta stabilitas masyarakat selama perayaan Idulfitri.

“Jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan dan ladang ibadah dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Ali Akbar mengutip pesan Kapolri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....