Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Diprioritaskan Diperbaiki jelang Mudik

  • 04 Mar 2026 15:05 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon menyiapkan perbaikan sejumlah ruas jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan difokuskan pada jalur prioritas dan alternatif, baik di wilayah barat maupun timur Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, mengatakan pihaknya telah menyusun rencana percepatan penanganan infrastruktur jalan untuk mendukung kelancaran arus mudik. “Rencana sih kita untuk tahap percepatan ini salah satunya beberapa ruas jalan yang menjadi skala prioritas kami,” katanya saat dihubungi RRI pada Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menambahkan, pengerjaan ditargetkan mulai akhir pekan ini atau paling lambat awal pekan depan. “Kalau enggak di akhir minggu ini, di awal minggu depan Insyaallah sudah mulai berjalan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 15 ruas jalan yang menjadi perhatian, baik di wilayah barat maupun wilayah timur yang berfungsi sebagai jalur alternatif mudik. Namun, ia menegaskan tidak semua ruas tersebut mengalami kerusakan berat.

“Tidak semua yang kami sebutkan 15 ruas itu kita perbaiki, karena ada beberapa ruas jalan yang kondisinya sudah baik,” ucapnya. Terkait kondisi jalan, ia mengakui masih terdapat variasi tingkat kerusakan, mulai dari rusak sedang hingga rusak berat.

Kerusakan berat di sejumlah titik, penanganan menyeluruh secara bertahap direncanakan setelah Lebaran. “Ada beberapa titik juga kita prioritas penanganan, tapi penanganannya nanti setelah Lebaran,” katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengupayakan agar kondisi jalan saat mudik dapat mendukung kelancaran lalu lintas. “Kita upayakan agar arus mudik ini bisa lebih lancar,” ujarnya.

Pihaknya menargetkan perbaikan awal dapat rampung sebelum puncak arus mudik. “Mudah-mudahan H-7 itu sudah beres, tidak ada hambatan dan bisa lancar,” katanya.

Pihaknya pun membuka ruang komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial, untuk menerima masukan terkait kondisi jalan. “Insyaallah itu juga bisa sedikit membantu memberikan informasi kepada masyarakat, dan kalau ada yang perlu disampaikan, itu bisa menjadi masukan kami,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....