Dr. Irwandi Nashir: Mushlihun Kunci Cegah Kerusakan Masyarakat
- 06 Agt 2026 14:09 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Payakumbuh — Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Ustadz Dr. H. Irwandi Nashir, menegaskan pentingnya kehadiran orang baik yang melakukan perbaikan (mushlihun) untuk mencegah pembusukan moral yang berujung pada keruntuhan suatu bangsa.
Pesan mendalam tersebut disampaikan Ustadz Irwandi Nashir saat memberikan ceramah pendidikan di hadapan jajaran ASN Kementerian Agama dan Majelis Taklim se-Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Kamis (6/8/2026).

Hadir dalam acara ini Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Dr. Hendri Yazid, bersama Camat Payakumbuh Barat, Drs. Eza, beserta jajaran pejabat dan para kepala kelurahan setempat.
Dalam sambutannya, Hendri Yazid menyampaikan pesan mendalam terkait peran jajaran instansi keagamaan di tengah masyarakat. "Seluruh insan Kemenag Payakumbuh hadir di tengah masyarakat untuk menghidupkan jiwa agama melalui dakwah yang menyentuh," tegas Hendri Yazid.
Dalam paparannya, Irwandi Nashir mengupas diagnosis sosial Al-Qur'an pada Surat Hud ayat 116–117. Ia membeberkan tiga pemicu utama kehancuran masyarakat: pasifnya elite dan ulama dalam mencegah kerusakan, orientasi hidup yang mengagungkan kemewahan (hedonisme), serta menggejalanya pemakluman terhadap perbuatan dosa.
"Kehancuran sebuah negeri jarang dipicu oleh serangan musuh dari luar, melainkan karena pembusukan moral dari dalam. Ketika elite diam, kemewahan dipuja, dan kejahatan dianggap lumrah, di situlah lonceng keruntuhan sedang berdentang," ujar Irwandi Nashir.

Cermin Sejarah: Dari Andalusia hingga Nepal
Guna memperkuat argumentasinya, Irwandi membeberkan bukti sejarah kelam peradaban dunia. Selain runtuhnya Monarki Kerajaan Nepal pada 2008 akibat hedonisme keluarga istana setelah berkuasa selama 240 tahun. Ia juga menyoroti jatuhnya peradaban Islam di Andalusia (Spanyol) pada 1492.
"Andalusia hancur karena para penguasanya tenggelam dalam kemewahan dan berebut kekuasaan, melupakan benteng moral rakyatnya. Di era modern, kita melihat kepemimpinan di Nepal runtuh akibat gaya hidup elite yang abai pada penderitaan rakyat. Semua ini mengonfirmasi Sunnatullah dalam Al-Qur'an," ungkap Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Payakumbuh itu.
Solusi 'Mushlihun' dan Formulasi Kepemimpinan Al-Ahzab
Sebagai jalan keluar, Irwandi Nashir mengajak untuk tidak sekadar menjadi figur yang shalih (saleh secara pribadi), melainkan harus naik kelas menjadi mushlih (pelaku perbaikan sistemik) sebagaimana diperintahkan dalam Surat Hud ayat 117.
"Allah tidak akan membinasakan suatu negeri selama penduduknya adalah mushlihun. Keshalehan pribadi ribuan orang tidak mampu menahan bencana sosial jika kejahatan dibiarkan merajalela tanpa ada yang mencegahnya," tegas pakar pendidikan tersebut.
Lebih lanjut, Irwandi Nashir merinci lima cara praktis bagi para lurah dan pemangku kebijakan untuk menjalankan fungsi kepemimpinan mushlihun berbasis Surat Al-Ahzab ayat 45–46:
- Menjadi Saksi (Shahidan): Pemimpin harus paham betul peta masalah, kondisi sosial, dan kebutuhan riil masyarakat yang dipimpinnya, bukan sekadar duduk di belakang meja.
- Membangun Optimisme (Mubashshiran):Hadir membawa kabar gembira dan memberikan harapan serta ketenangan di tengah krisis sosial.
- Mencegah dengan Peringatan (Nadhiran):Berani memberikan teguran, peringatan, dan menegakkan kontrol sosial atas pelanggaran moral di wilayahnya.
- Mengajak ke Jalan Allah (Da'iyan ilallah): Mengarahkan tata kelola pemerintahan dan perilaku warga agar senantiasa berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan etika.
- Menjadi Cahaya Penerang (Sirajan Muniran): Pemimpin wajib menghadirkan solusi konkret atas setiap persoalan warga, bukan justru menjadi bagian dari masalah.
Mengakhiri ceramahnya, Irwandi Nashir mengajak indak Kementerian Agama di kota di Payakumbuh untuk menggandeng Niniak Mamak dan Alim Ulama guna memfungsikan kembali kontrol sosial demi menjaga keselamatan dan imunitas moral daerah.()
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....