Pangsa Pasar Penjual Burung Kenari di Pasar Burung Splendid Malang

  • 16 Jul 2024 13:55 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Pasar Splendid tentu sudah tak asing lagi di telinga kita, bahkan sudah cukup dikenal di Jawa Timur. Pasar ini merupakan pasar yang unik. Disamping banyak penjual burung, satwa, ikan hias dan bunga. Praktis, pengunjung bisa lebih banyak menikmati pemandangan berbagai jenis burung namun tidak sebegitu ramai di kunjungi masyarakat pada umumnya akhir akhir ini, beberapa penjual masih aktif berjualan seperti biasa.

Farid Agus Candra, salah satu pendagang burung khusus Kenari yang berdagang burung sejak tahun 2004 di pasar burung di blok tengah pasar burung Splendid kota Malang menjelaskan, aktifitas jual beli saat ini sangat stabil dan juga mengalami penjualan meningkat di banding tahun tahun yang lalu di karenakan para pedagang saat ini sudah pandai dalam mengunakan media penunjang sebagai sarana penjualan selain stanby di pasar.

"Sehingga sepintas jika kita berkunjung di pasar burung saat ini Nampak sepi pengunjung. Memang ada hari hari tertentu para pedagang menutup dagangannya khususnya hari Jum'at terkecuali pedagang ikan hias dan sangkar yang tetap buka, " ujarnya, Selasa (16/7/2024).

Namun tidak di pungkiri, kata Farid, sebagai pedagang lebih banyak mengunakan online seperti Facebook, Instagram dan Tiktok sebagai alat dongkrak pemasaran. Dan juga saat ini memesan burung langsung dari peternak lebih mudah melalui Whatsapp dan langsung bisa di kirim sampai lokasi dan menghemat bbm.

"Disamping itu juga lebih murah dan kita pun sebagai pedagang dapat untung lebih banyak, satu bulan kita bisa kirim lebih dari 100-300 ekor kenari perbulan ke re seller," tambahnya.

Farid menerangkan, berjualan tanpa media sebetulnya lebih menyenangkan dikarenakan bisa bertatap muka dengan pembeli, kadang juga bisa bergurau dan rasa persaudaraan terasa lebih hangat dan akrab. "Setelah perkembangan modern saat ini ada sesuatu yang hampa dan terasa lebih lain walaupun pendapatan jauh lebih banyak ketimbang yang dulu," pungkasnya. (Dwi.S)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....