Mengolah Pasir untuk Media Tanaman

  • 19 Feb 2025 08:43 WIB
  •  Ranai

KBRN. Ranai : Pasir merupakan material butiran yang terdiri dari partikel batuan dan mineral yang terpecah halus. Hal ini cocok untuk menggantikan fungsi tanah sebagai media tanam. Pasir dapat digunakan sebagai media penyemaian benih, pertumbuhan bibit tanaman, perakaran setek batang tanaman, menanam tanaman hias, maupun menanam pohon. Tidak bisa sembarangan dalam memilih pasir yang akan digunakan untuk menanam tanaman hias maupun untuk berkebun, perlu keahlian khusus dalam mengolah pasir agar bisa digunakan sebagai media tanaman yang tumbuh dengan subur. Seperti yang dilakukan oleh Azhar, seorang pengolah pasir lokal di Desa Sepempang Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Berawal dari hobi menanam tanaman hias dan banyaknya tanaman yang ditanam di dalam pot, Azhar memiliki ide bagaimana agar tanaman hiasnya bisa tumbuh dengan subur, maka muncullah ide untuk membuat pasir untuk menyuburkan tanaman hias yang di tanam di dalam pot seperti bunga hias, kemudian penggunaan pasir ini berlanjut dijadikan media untuk menyuburkan tanaman berupa sayuran, penyemaian benih, perakaran stek tanaman dan lain-lain. Awalnya pasir ini dibuat untuk menyuburkan tanaman hias yang di tanam dalam pot di sekitar rumah tapi kala kelamaan menjadi peluang bisnis, dan pada akhirnya banyak pembeli yang berminat untuk membeli pasir olahan Azhar ini.

“awalnya saya memiliki banyak tanaman yang ditanam dalam pot, lalu saya searching google bagaimana agar tanaman saya ini tumbuh dengan subur, lalu saya pelajari dan saya praktikkan langsung cara mengolah pasir ini, kebetulan pada waktu itu saya buatnya terlalu banyak, kemudian saya berpikir bagaimana agar pasir yang saya olah ini tidak mubazir dan akhirnya saya memilih untuk menjualnya dengan cara memposting di berbagai media sosial, alhamdulillah banyak respons dari para pecinta tanaman," kata Azhar kepada RRI pada Rabu, (19/2/2025).

Lebih lanjur Azhar mengatakan bahwa untuk membuat pasir ini melalui proses yang panjang, dimulai dengan cara mencampurkan pasir gunung dengan kotoran sapi, tanah bakar (abu) dan lain-lain. Dalam satu minggu Azhar berhasil membuat pasir tanaman ini sebanyak 20 sak kantong plastik bening dengan ukuran 16 x 24 cm. Harga yang dijual per kantong plastik sebesar 20 ribu rupiah dan ini bisa habis terjual dalam satu kali produksi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....