Bulan Rosario Dibuka, Umat Katolik Biak Gelar Rally Rosario

  • 02 Okt 2026 12:54 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Umat Katolik Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Biak membuka Bulan Rosario yang diperingati umat Katolik sedunia sepanjang Oktober dengan menggelar Rally Rosario, Kamis 1 Oktober 2026. Rally Rosario dimulai pukul 17.00 WIT dengan arak-arakan Arca Bunda Maria mengelilingi kompleks gereja. Ratusan umat Katolik mengikuti kegiatan tersebut sambil mendaraskan doa Rosario dan merenungkan lima peristiwa terang dalam kehidupan Yesus Kristus.

Umat yang hadir berasal dari enam wilayah dalam lingkup Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Biak. Mereka membawa panji-panji wilayah dan Kombas. Rally Rosario juga diikuti Kelompok Bina Iman Anak, Misdinar, Orang Muda Katolik (OMK), Dewan Pastoral, para suster biarawati FCh, serta umat lainnya.

Setelah Rally Rosario, kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Pastor Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Biak, Pastor Sebastianus Ture Liwu, Pr.

Ia menjelaskan, dalam Rally Rosario umat merenungkan lima peristiwa terang, mulai dari Yesus dibaptis di Sungai Yordan, Yesus menyatakan diri dalam pesta perkawinan di Kana, pemberitaan Injil dan seruan pertobatan, peristiwa Yesus menampakkan kemuliaan-Nya, hingga penetapan Ekaristi sebagai Perjamuan Kudus.

Menurutnya, Bulan Rosario diharapkan menjadi bulan yang penuh rahmat dan mendorong umat untuk semakin tekun dalam doa.

“Seluruh umat diajak, diharapkan supaya selama bulan Oktober ini menjadikannya bulan Rosario, bulan yang penuh rahmat, bisa dengan antusias berkanjang di dalam doa Rosario,” ujarnya

Ia menyebut doa Rosario memiliki makna penting dalam kehidupan iman umat Katolik. Rosario, katanya, menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus menyerahkan berbagai harapan dan kerinduan kepada-Nya melalui perantaraan Bunda Maria.

“Karena Rosario itu sejatinya adalah senjata rohani untuk menghalau segala kuasa-kuasa yang jahat yang berusaha untuk menjauhkan anak-anak Tuhan dari kasih karunia Tuhan Yesus Kristus,” jelasnya

Ia juga mengajak umat Katolik untuk terus menjaga persatuan, persaudaraan dan cinta kasih selama Bulan Rosario.

“Harapan lain juga bahwa umat-umat melalui Rosario ini semakin bersatu, membangun, menumbuhkan rasa persaudaraan, cinta kasih dan menjadi anak-anak Tuhan, menjadi Rasul Rosario, membawa perdamaian sebagaimana yang diteladankan oleh Bunda Maria kepada kita semua.”

Ia berharap semangat doa Rosario tidak hanya berlangsung selama kegiatan pembukaan, tetapi terus bertumbuh dalam kehidupan umat sepanjang Oktober.

Ia mengajak umat untuk menyerahkan setiap harapan dan kerinduan kepada Tuhan melalui doa, dengan tetap teguh dalam iman serta menjadikan Rosario sebagai sarana untuk mengalami kekudusan dan semakin memuliakan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....