Umat Katolik Paroki Santa Maria Biak Ikuti Reli Rosario Penutupan Bulan Maria

  • 01 Jun 2026 11:41 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Ratusan umat Katolik Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Biak mengikuti Reli Rosario dan perarakan Patung Bunda Maria dalam rangka penutupan Bulan Maria, Minggu 31 Mei 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIT itu berlangsung khidmat dengan melibatkan enam wilayah paroki, Orang Muda Katolik (OMK), serta Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI).

Prosesi diawali dengan ibadat dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan perarakan Patung Bunda Maria sambil mendaraskan doa Rosario mengelilingi ruas Jalan Yos Sudarso dan kembali ke gereja. Umat juga membawa panji-panji wilayah, kombas, dan atribut kategorial sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria.

Pastor Paroki Santa Maria diangkat ke Surga Biak, Pastor Sebastianus Ture Liwu, Pr,mengatakan penutupan Bulan Maria tahun ini bertepatan dengan perayaan Gereja Katolik yang juga merayakan Hari Raya Tritunggal Mahakudus. Menurutnya, Reli Rosario merupakan salah satu tradisi penting dalam Gereja Katolik yang mengajak umat untuk bertumbuh dalam iman melalui doa dan penghormatan kepada Bunda Maria.

“Melalui Reli Rosario atau perarakan, umat bisa berjalan bersama sambil mendaraskan Rosario dan mengarak Patung Bunda Maria sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria sebagai Bunda Gereja,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, umat diajak menjadikan Maria sebagai teladan iman yang teguh dan taat kepada kehendak Tuhan,membawa sukacita dan keselamatan melalui kunjungannya kepada Elisabeth setelah menerima kabar sukacita dari Malaikat Gabriel.

“Bunda Maria tidak menganggap bahwa karunia kasih Yesus Kristus itu hanya untuk dirinya sendiri. Ia kemudian menjalankan misi keselamatan dengan mengunjungi Elisabet dan membawa Yesus kepada Elisabet. Peristiwa itu menjadi teladan bagi umat supaya membawa rahmat, damai, dan sukacita kepada sebanyak mungkin orang,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Paroki Santa Maria Biak, Engelbertus Matanubun, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menghormati Bunda Maria dan memperkuat devosi umat Katolik.

“Kegiatan pada hari ini dilaksanakan oleh umat Paroki Santa Maria Biak semata-mata bertujuan untuk menghormati Bunda Yesus, Bunda Perawan Maria. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Mei dan Oktober, yaitu bulan Rosario, di mana umat Katolik secara khusus mendaraskan doa Rosario sebagai bentuk penghormatan kepada Bunda Maria,” katanya.

“Rally Rosario mengelilingi Jalan Yos Sudarso dan kembali ke gereja. Diikuti oleh enam wilayah yang ada di Paroki Santa Maria Biak, termasuk Orang Muda Katolik serta kategorial WKRI,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan melibatkan seluruh umat di lingkungan paroki.

Melalui kegiatan ini, diharapkan umat semakin bertumbuh dalam iman, mempererat persaudaraan, serta meneladani kehidupan Bunda Maria dalam membawa damai, sukacita, dan kasih kepada sesama

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....