Ruth Rumkabu Ajak Mahasiswa di Biak Numfor, Amalkan Pancasila di Ruang Digital

  • 21 Sep 2026 16:16 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak- Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Papua, Ruth Naomi Rumkabu, S.Pd., melaksanakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI bagi Forum Mahasiswa Biak Numfor, bertempat di Kompleks Nasaret, Selasa 15 September 2026. Kegiatan ini mengusung tema Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara”, di mana ia mengajak seluruh generasi muda untuk senantiasa mengamalkan nilai‑nilai kebangsaan, termasuk ketika berada di ruang digital maupun dalam kehidupan sehari‑hari.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat, ditandai dengan diskusi terbuka yang mendalam. Beberapa perwakilan mahasiswa hadir menyampaikan pandangan maupun pertanyaan, antara lain Cintha Kristin Ruatakure, Samson Tabuni, Ferdi Sanggenafa, Marandof, dan Pascalino Latuhihin.

Topik yang dibahas mencakup etika bermedia sosial, penerapan semboyan Bhinneka Tunggal Ika saat terjadi perbedaan maupun konflik, peran pemuda Papua, hingga partisipasi masyarakat dan kualitas demokrasi yang ada saat ini.

Menanggapi pertanyaan Cintha mengenai cara menerapkan nilai kebangsaan di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Ruth menegaskan bahwa ruang digital kini juga menjadi medan menjaga dan mengamalkan Pancasila.

Kebebasan menyampaikan pendapat harus berjalan seiring dengan tanggung jawab. Pastikan dulu kebenaran serta manfaat informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Jangan hanya menjadi pengguna semata, tetapi jadilah warga negara digital yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, menyampaikan kritik terhadap pemerintah maupun lembaga negara itu diperbolehkan, asalkan tetap berlandaskan fakta yang benar serta senantiasa menjaga dan menghormati martabat sesama manusia.

Terkait keberagaman, politisi Fraksi PDI Perjuangan ini menyampaikan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar tulisan di lambang negara melainkan cara kita hidup dan mengelola segala perbedaan.

Perbedaan latar belakang harus diterima sebagai kenyataan yang wajar, diselesaikan lewat jalur dialog, serta dijamin perlindungan dan kedudukannya setara oleh negara bagi setiap warga tanpa terkecuali,”ujarnya.

Kepada seluruh mahasiswa, Ruth menjawab sekaligus merangkum aspirasi yang disampaikan menjadi empat hal yang harus dilaksanakan bersama, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan diri maupun lingkungan, tetap menjaga serta melestarikan identitas budaya bangsa dan daerah, menggunakan hak berpendapat dan berpartisipasi sesuai jalur yang diatur undang‑undang, serta senantiasa mempererat persaudaraan dengan seluruh saudara sebangsa di seluruh penjuru tanah air.

Papua bukan sekadar bagian wilayah yang harus dijaga oleh negara, melainkan bagian yang sangat penting dan ikut menentukan arah serta masa depan seluruh bangsa Indonesia. Jika kita berpegang pada semangat persatuan dalam keberagaman, maka tidak boleh ada satu pun warga negara yang merasa bagaikan orang asing di tanah airnya sendiri.” Tegasnya.

Di penghujung pertemuan, Ruth berpesan agar generasi muda Papua tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, berilmu pengetahuan luas, dan mampu bersaing namun tetap kokoh berpijak, berakar kuat pada jati diri serta budaya leluhur masing‑masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....