Operasi SAR Pencarian Korban di Perairan Serui-Waropen Libatkan Pesawat CN-235

  • 28 Agt 2026 19:12 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak- Upaya pencarian korban yang dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Serui-Waropen pada Minggu 23 Agustus 2026 kembali dilakukan melalui jalur udara dengan dukungan pesawat CN-235 seri A-2305 Skadron Udara 27 TNI Angkatan Udara melalui Lanud Manuhua Biak , Jumat 28 Agustus 2026 Pencarian dilaksanakan bersama Kepala Kantor SAR Biak Kundori, Danlanud Manuhua Marsma TNI Rohmat Kusmayadi, dan Wakapolres Biak Numfor Kompol Mika Rumbrapuk, serta crew pesawat CN-235. Penyisiran menggunakan search pattern paralel, yakni metode pencarian dari udara dengan pola jalur sejajar untuk melakukan observasi permukaan laut secara sistematis.

Pesawat terbang pada ketinggian sekitar 1.000 kaki atau 300 meter di atas permukaan laut. Berdasarkan rencana operasi SAR, total area pencarian mencapai 400 nautical mile persegi (NM²). Sebanyak 250 NM² menjadi area observasi pesawat CN-235, sedangkan 150 NM² lainnya menjadi area pencarian KN. SAR Wibisana 243.

Penyisiran dimulai dari Command Search Point (CSP) pada koordinat 01°55'24" Lintang Selatan dan 136°08'41" Bujur Timur menuju Exit Search Point (ESP) pada koordinat 02°22'39" Lintang Selatan dan 135°18'10" Bujur Timur.

SRU udara berhasil menyisir area observasi dengan jarak tempuh sekitar 250 nautical mile. Penerbangan berlangsung kurang lebih 180 menit, sejak lepas landas dari Base Ops Lanud Manuhua Biak pukul 08.00 WIT dan kembali mendarat sekitar pukul 11.00 WIT.

Kepala Kantor SAR Biak,Kundori mengatakan, dukungan pesawat CN-235 sangat membantu memperluas jangkauan pencarian, khususnya pada wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur laut.

“Dari hasil pencarian udara hari ini, kami belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Beberapa objek yang terlihat dari udara setelah diamati menggunakan binocular ternyata merupakan benda apung atau disposal dan bukan korban maupun sarana yang berkaitan dengan korban,” ujar Kundori

Ia menambahkan, hasil pencarian akan dievaluasi untuk menentukan langkah operasi selanjutnya.

“Kami mengapresiasi dukungan TNI Angkatan Udara dan seluruh unsur SAR gabungan. Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal sesuai perkembangan situasi dan rencana operasi. Kami berharap keberadaan korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.

Dukungan pesawat CN-235 menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan observasi udara dan memperkuat sinergi seluruh unsur dalam pelaksanaan Operasi SAR. Hms4_

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....