Ditengah Ancaman Karhutla, Brimob Biak Amankan Mortir PD-II Aktif di Area Kajasbo

  • 28 Agt 2026 15:10 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak — Di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Biak Numfor, personel Brimob Biak bergerak cepat mengamankan sebuah benda berbahaya berupa mortir Perang Dunia II yang masih aktif, ditemukan di Kampung Kajasbo, Distrik Biak Timur, tepat di area hutan yang terdampak kebakaran. Jumat 28 Agustus 2026.

Piket penjagaan Mako Kompi-IV Batalyon A Pelopor Biak menerima laporan dari KBO Reskrim Polres Biak, IPDA Mulyadi, S.H., terkait penemuan benda mencurigakan yang diduga mortir peninggalan Perang Dunia II di lokasi tersebut.

Menyikapi laporan tersebut, Komandan Kompi-IV Batalyon A Pelopor Biak, AKP. Stefen Sabon, S.H., M.H., segera mengambil langkah cepat dan memerintahkan personel spesialis penjinak bom (Jibom) untuk bergerak ke lokasi.

"Kami langsung mengerahkan tim. Hal ini sangat mendesak, mengingat lokasi penemuan berada di area yang sedang dilanda kebakaran. Jika benda tersebut terkena kobaran api, bahayanya sangat besar dan bisa meledak sewaktu-waktu." jelas Danki Brimob AKP. Stefen Sabon.

Tim yang dipimpin langsung oleh Danton 2 IPDA Bidwin Suhadah, didampingi Danton 5 IPDA Hery Setyawan serta 5 personel lainnya, tiba di lokasi dan segera melakukan sterilisasi area sesuai prosedur keselamatan. Tim kemudian berhasil mengamankan mortir PD-II tersebut dengan ketat mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan benda peledak.

Mortir yang diamankan termasuk jenis benda peledak peninggalan Perang Dunia II (UXO) yang belum meledak dan masih sangat berbahaya.

Benda berbahaya tersebut kemudian dibawa ke Mako Brimob untuk diamankan dan direncanakan akan dimusnahkan dalam penanganan lebih lanjut.

AKP. Stefen Sabon menegaskan, bahaya mortir tersebut sangat nyata apabila terkena panas dan kobaran api yang terus menyebar di wilayah Biak Timur. Wilayah ini dikenal memiliki banyak peninggalan perang masa lalu yang sebagian besar kondisinya masih aktif dan berbahaya.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan benda yang tidak dikenal atau mencurigakan, jangan disentuh, jangan diganggu, segera menjauh dan laporkan kepada pihak berwajib. Hal ini untuk keselamatan bersama, apalagi di tengah situasi Karhutla yang masih berlangsung,"ujarnya.

Personel Brimob akan terus disiagakan guna menangani potensi temuan benda peledak peninggalan perang sekaligus membantu penanganan Karhutla. Masyarakat dihimbau untuk bekerja sama dan tetap waspada menjaga keamanan wilayah Biak dari bahaya yang tidak diinginkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....