Lomba MIPA SMP di Biak Numfor Diikuti 180 Siswa dari 60 Tim

  • 22 Agt 2026 09:50 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, BIAK – Lomba Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) tingkat SMP dalam rangkaian Festival Literasi Biak Cerdas 2026 diikuti sebanyak 180 siswa yang tergabung dalam 60 tim dari sejumlah sekolah di Kabupaten Biak Numfor, berlangsung di Swissbelhotel Cendrawasih Biak, Jumat 21 Agustus 2026. Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor sekaligus PIC Lomba MIPA SMP, Agus Budi Cahyono, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mendorong kemampuan akademik sekaligus meningkatkan antusiasme siswa dalam bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam.

Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba dibagi menjadi dua tahap, yakni babak penyisihan dan grand final. Pada babak penyisihan, seluruh peserta mengerjakan soal menggunakan Google Form.

“Penyisihan ini semua siswa mengerjakan menggunakan Google Form. Nanti kita ambil nilai yang tertinggi dari masing-masing tim,” ujarnya.

Agus menambahkan, apabila terdapat dua tim yang memperoleh nilai sama, penentuan peringkat akan didasarkan pada kecepatan peserta dalam menyelesaikan soal.

“Nanti kita ranking empat yang tertinggi, itu yang akan kita lombakan pada cerdas cermat. Kita kasih pertanyaan bergilir, kemudian pertanyaan rebutan, seperti cerdas cermat biasa,” jelasnya.

Agus menilai antusiasme peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Jumlah peserta yang mencapai 180 siswa membuat pelaksanaan lomba mendapat perhatian besar dari para guru pendamping.

“Alhamdulillah, pesertanya sekarang antusiasmenya tinggi. Biasa kalau tahun lalu itu cuma sedikit, kemudian Bapak-Ibu guru bisa masuk untuk melihat. Kalau tahun ini karena ada 180 siswa, otomatis Bapak-Ibu guru tidak ada tempat kalau di dalam ruangan,” tuturnya.

Ia berharap pelaksanaan lomba MIPA pada tahun mendatang dapat dikemas lebih baik, terutama pada tahap penyisihan dengan dukungan aplikasi yang lebih sesuai.

Agus mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan tahun ini, di antaranya peserta yang mengerjakan soal secara bersamaan, gangguan jaringan, serta keterbatasan peralatan.

Ia berharap evaluasi tersebut dapat menjadi bahan perbaikan sehingga pelaksanaan lomba MIPA berikutnya berlangsung lebih tertib, efektif, dan tepat dalam menentukan peserta terbaik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....