PSMTI Biak Komitmen Perkuat Program Sosial untuk Masyarakat

  • 11 Agt 2026 15:56 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Biak Numfor berkomitmen memperkuat berbagai program sosial dan kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pembina PSMTI Susanto Pirono, mengatakan, berbagai kegiatan sosial selama ini telah dilakukan bersama Yayasan Buddha Suci dan sejumlah pihak, meliputi bidang kesehatan, penanganan stunting, bantuan sembako hingga renovasi rumah tidak layak huni.

Ia merinci seperti di bidang kesehatan, pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan membantu pembiayaan pasien yang harus menjalani pengobatan ke Jakarta, termasuk tiket perjalanan pasien dan satu orang pendamping. Sementara Yayasan Buddha Suci memberikan dukungan selama pasien berada di Jakarta dengan menyediakan tempat tinggal, makanan serta mengantar dan mendampingi pasien ke rumah sakit hingga proses pengobatan selesai.

"Peran kita dari Yayasan Buddha Suci adalah memberikan tempat tinggal, makan, dan mengantar ke rumah sakit sampai selesai. Kita melayani mereka sampai tuntas," ujarnya pada Senin 10 Agustus 2026.

Menurutnya, pendampingan tersebut penting karena pasien yang menjalani pengobatan di Jakarta dapat membutuhkan waktu cukup lama, sehingga bantuan perjalanan dari pemerintah perlu didukung dengan pendampingan selama pasien berada di luar daerah.

Selain bidang kesehatan, PSMTI bersama Yayasan Buddha Suci juga turut membantu penanganan stunting melalui pemberian makanan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan unsur TNI.

"Kita bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui camat dan juga dengan Kodim untuk menyalurkan makanan yang bergizi. Itu juga saya dengar berhasil menurunkan stunting," katanya.

Program sosial lainnya berupa pemberian sembako kepada masyarakat kurang mampu secara rutin serta bantuan renovasi rumah warga yang kondisinya tidak layak huni.

Pembina PSMTI menyebutkan, hingga saat ini sekitar 10 rumah warga telah mendapatkan bantuan renovasi di sejumlah wilayah Biak Numfor. Bantuan tersebut dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan kemampuan keuangan organisasi.

"Kita juga membantu masyarakat setiap bulan dengan sembako bagi yang tidak mampu. Kita juga membangun dan memperbaiki rumah mereka. Sudah kurang lebih 10 rumah yang kita bantu," jelasnya.

Berbagai kegiatan sosial juga dilaksanakan di sejumlah wilayah seperti Biak Timur, Biak Utara, Biak Barat dan Biak Selatan, antara lain melalui pembagian sembako, makan bersama masyarakat serta pemberian bantuan kepada anak-anak.

Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama melalui kegiatan lintas komunitas.

Sementara itu, Ketua PSMTI Kabupaten Biak Numfor, yang baru dilantik, Daniel Tanuria mengatakan, kepengurusan baru akan melanjutkan berbagai program sosial tersebut dengan melakukan pembenahan organisasi, salah satunya melalui pendataan anggota.

"Langkah pertama karena kita sudah membentuk rayon, kita akan mendata anggota-anggota semuanya agar kita punya database yang lengkap. Jadi kalau terjadi apa-apa, misalnya ada musibah atau duka, kita bisa segera merespons," ujarnya.

Ia mengatakan, database yang lengkap akan memudahkan PSMTI dalam memberikan pelayanan kepada anggota sekaligus menjadi dasar dalam menjalankan program sosial secara lebih terarah.

Selain itu, kepengurusan baru akan menjalankan sejumlah kegiatan rutin seperti pertemuan anggota, bakti sosial serta kegiatan yang mempererat hubungan antaranggota dan masyarakat.

Ia menegaskan, PSMTI terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai organisasi, yayasan, paguyuban, dunia usaha maupun pemerintah daerah dalam menjalankan kegiatan sosial.

"Kita bisa menjalin kerja sama dengan yang lain. Tidak mesti kita eksklusif, semuanya terbuka," katanya.

Menurutnya, kepengurusan baru yang lebih banyak didominasi generasi muda diharapkan mampu membawa semangat dan kreativitas baru sehingga kegiatan PSMTI dapat semakin berkembang.

Ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga persatuan dan kekompakan agar PSMTI dapat memberikan manfaat yang lebih luas, bukan hanya bagi masyarakat Tionghoa tetapi masyarakat Biak Numfor secara keseluruhan.

"Kita harus bersatu, kita kuat, kita harus kompak dan bisa menjadi berkat di mana pun kita berada. Bukan cuma untuk orang Tionghoa, tapi untuk masyarakat Biak pada umumnya," ucapnya.

Sebelumnya, telah dilakukan Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Biak Numfor periode 2026–2030 berlangsung di Swiss-Belhotel Cenderawasih Biak, Senin, 10 Agustus 2026.

Ketua baru, Daniel Tanuria, bersama 30 pengurus dari berbagai bidang, siap memikul amanah untuk lima tahun ke depan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....