PDM Biak Numfor Gelar Baitul Arqom untuk Perkuat Ideologi dan Komitmen Kader

  • 30 Jun 2026 07:20 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak- Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Biak Numfor menyelenggarakan kegiatan perkaderan formal Baitul Arqom selama dua hari sebagai upaya memperkuat ideologi persyarikatan, meningkatkan komitmen kader, serta menyatukan visi gerakan dakwah Muhammadiyah di Kabupaten Biak Numfor. Kegiatan yang berlangsung pada 27 hingga 28 Juni 2026 ini diawali dengan pembukaan di Gedung TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Biak, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi di Hotel Asana Biak.

Peserta berasal dari unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, organisasi otonom Muhammadiyah seperti Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, serta kader Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Biak Numfor.

Materi Baitul Arqom disampaikan oleh lima narasumber, terdiri atas tiga narasumber dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua, dua narasumber dari internal PDM Biak Numfor, serta materi penguatan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang disampaikan secara daring melalui Zoom.

Dalam kegiatan tersebut peserta memperoleh pembekalan mengenai Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (KCHM), manhaj tarjih, revitalisasi cabang dan ranting, strategi dakwah di Papua, tata kelola organisasi, hingga penguatan program amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan dan sosial.

Selain mengikuti pemaparan materi, peserta juga terlibat dalam Focus Group Discussion (FGD), ibadah bersama, dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai pedoman pelaksanaan program di masing-masing wilayah.

Ketua PDM Biak Numfor, Ustadz Sukriadi, dalam rilisnya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

“Baitul Arqom ini bukan sekadar pelatihan, tetapi menjadi momentum pembaruan komitmen dan semangat bermuhammadiyah. Kolaborasi narasumber dari PWM Papua dan tokoh lokal diharapkan mampu memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Biak,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas kader agar mampu menjawab tantangan sosial dan keagamaan di Papua, sekaligus mendorong penguatan kajian keislaman serta pengelolaan amal usaha Muhammadiyah secara profesional.

Kegiatan Baitul Arqom ditutup dengan pembacaan komitmen bersama oleh seluruh peserta sebagai bentuk kesiapan mengimplementasikan hasil Rencana Tindak Lanjut di tingkat daerah, cabang, hingga ranting.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....