H+6 Pasca Ledakan Dugaan Bom Peninggalan PD II di Biak,Sejumlah Barang Diamankan
- 05 Jun 2026 20:38 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak- Hingga hari keenam pasca ledakan dugaan bom peninggalan perang dunia (PD) II di kompleks perikanan kelurahan Fandoy Distrik Biak Kota Kabupaten Biak Numfor Papua,,untuk lokasi ring 1 telah dinyatakan hijau atau 100 persen steril oleh tim Jibon Gegana Polda Papua. Tim gabungan selanjutnya di hari Sabtu dapat melakukan evakuasi di areal tersebut
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan mengatakan hal itu melalui rilis yang disampaikan pada Jumat malam 5 Juni 2026 di pos gabungan

“Hari ini areal ring 1 telah dinyatakan hijau maka seluruh tim gabungan akan memulai besok bisa melakukan evakuasi dan kami dari tim olah tempat kejadian perkara (TKP) serta tim Puslabfor akan memaksimalkan olah TKP untuk pencarian barang bukti dan penyidikan lebih lanjut,”ujar Kapolres
“Masyarakat tetap dilarang untuk memasuki areal ring 1 kecuali aparat gabungan ,sedangkan untuk cara bertindak pencarian akan memaksimalkan pencarian, baik di ring 1 dan ring 2,”ucapnya
Sementara hasil penemuan hari ini oleh Tim DVI Polda Papua telah mengidentifikasi 34 potongan tubuh namun hanya 6 sampel DNA Post Mortem yang bisa diambil sebagai sampel DNA yang selanjutnya akan dikirim ke Lab DNA di Pusdokkes Polri.
“Untuk Tim Labfor di hari ini menemukan 21 serpihan diduga logam,1 mata gergaji,1 gagang gergaji besi, 1 mata gerinda yang semuanya ditemukan di radius sekitar 50 meter dari dugaan sumber ledakan,”ujar Kapolres
Sedangkan Basarnas dan tim gabungan menemukan sebanyak 17 potongan bagian tubuh yang besok akan dilanjutkan oleh Tim DVI untuk proses identifikasi.
”Selain 17 potongan bagian tubuh,tim gabungan juga menemukan satu kartu keluarga atas nama Luther Robaba, kemudian menemukan 1 proyektor ,1 unit HP, 1 bor listrik, 1 tas, 1 dompet. 1 mixer dan 1 batang besi ukuran 40 cm,”ucapnya
Adapun tim Reskrim Polres Biak Numfor yang telah melaksanakan olah TKP di hari ini mengamankan 3 buah perahu , 2 buah kompresor diatas perahu yang berbeda,di kompresor pertama terpasang selang 150 meter dan kompresor kedua terpasang selang 200 meter dengan regulator.

“Selain itu Tim Reskrim juga mengamankan 3 mesin tempel perahu 15 PK, 1 mesin tempel perahu 40 PK, 2 kantong jaring , 1 pasang fins atau sepatu katak, 1 masker selam dan 1 set sabuk pemberat,”ujar AKBP Ari Trestiawan
Terkait korban luka,semua telah dinyatakan rawat jalan dan berada di posko pengungsian yang disiapkan pemda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....