Kebutuhan Darah di Biak Meningkat, PMI Ajak Warga Donor Rutin

  • 07 Mei 2026 13:35 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Pengelola UTD PMI Biak Numfor ,Ferry Moningka mengungkapkan bahwa stok darah di wilayahnya saat ini dalam kondisi minim akibat peningkatan permintaan yang signifikan. Hal itu disampaikaannya kepada RRI pada Pekan ini.

Ferry menjelaskan Hal ini disebabkan oleh tingginya kebutuhan darah di rumah sakit dan fasilitas kesehatan ,seiring dengan meningkatnya jumlah pasien yang membutuhkan transfusi darah untuk berbagai kondisi medis.

Tingginya permintaan stok darah tersebut, terjadi pada semua golongan darah, baik golongan darah A, B, AB, dan O, ia menyebut donor darah yang rutin dapat mengatasi kekurangan stok darah dengan harapan semakin banyak yang mendonorkan darah .

“ Karena kebutuhan kita sudah sangat banyak di rumah sakit Biak maupun di rumah sakit yang lain. Permintaan itu per hari itu sudah lumayan sehingga darah-darah yang kita simpan itu cepat sekali keluar. Sementara pemasukan darah sendiri masih kurang, sehingga memang ada kurang seimbang antara pengeluaran dan penerimaan unit-unit darah. Itu yang menyebabkan stok darah kita memang agak kurang,” ujarnya

“Ya, kalau kita harus sesuaikan dengan kebutuhan pemakaian per bulan itu, itu paling minimal harus ada 300 sampai 400 kantong,” ucapnya

Untuk menutup kekurangan tersebut, UTD PMI Biak Numfor menggelar dua kegiatan donor darah serentak pada senin lalu, dan terkumpul sebanyak 19 kantong darah.

“Hari ini kita ada kegiatan donor di sini, mudah-mudahan bisa mengisi stok darah untuk membantu. Jadi, hari ini kita ada kegiatan donor double. Dua kegiatan sekaligus kita laksanakan. Yang satu di kantor bupati dalam rangka Hardiknas, yang kedua di kantor Lapas,” jelas Ferry

Ferry Moningka pun mengajak masyarakat Biak Numfor untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan serta membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah. Ia menegaskan bahwa setetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi keselamatan nyawa orang lain.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....