USBK SMA Negeri 3 Biak, Diikuti 133 Siswa Kelas XII
- 10 Apr 2026 14:50 WIB
- Biak
RRI. CO.ID,Biak – SMA Negeri 3 Biak melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer dan Tablet (USBK) sebagai bentuk asesmen akhir bagi siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026. Pelaksanaan ujian ini berlangsung secara tertib dan menerapkan standar nasional dengan dukungan perangkat digital yang memadai.
Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Biak, Restyn Yusuf, S.Pd., Gr., M.Pd., menjelaskan bahwa USBK ini merupakan penilaian terakhir yang akan diikuti oleh para siswa sebelum kelulusan.
"USBK ini adalah asesmen terakhir yang diberikan kepada murid kelas 12. Pelaksanaannya terjadwal mulai tanggal 7 sampai 14 April 2026 sebagai ujian utama. Khusus untuk ujian susulan, akan dilaksanakan pada tanggal 15 sampai 16 April bagi siswa yang mengalami kendala sesuai aturan yang berlaku," ujar Restyn saat dikonfirmasi, Jumat 10 April 2026.
Dari total pendaftar, tercatat sebanyak 133 nama terdaftar dalam Daftar Nominatif Tetap (DNT), terbagi dalam 5 kelas.
Pelaksanaan ujian dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang. Para siswa mengerjakan soal menggunakan komputer dan tablet secara online di tiga ruang digital yang telah disiapkan sekolah.
"Mereka menggunakan perangkat komputer dan tablet secara penuh. Soal-soal dikerjakan secara online di tiga ruang yang kami siapkan. Teknis pelaksanaan kami mengacu pada juknis bersama yang diterbitkan Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor dengan standar skala nasional, mulai dari tata tertib hingga pengawasan," tambahnya.
USBK kali ini memuat materi pembelajaran dari kelas 10, 11, hingga kelas 12 dengan total 15 mata pelajaran.
"Soal disusun oleh kelompok pembelajaran atau MGMP mata pelajaran masing-masing, bukan hanya oleh satu guru. Jadi kualitas soal sudah didiskusikan bersama," jelasnya.
Untuk menjaga integritas ujian, pengawasan dilakukan secara berlapis. Selain panitia sekolah dan pengawas ruang yang dilakukan silang antar mata pelajaran, pelaksanaan ujian juga diawasi langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Pengawas Pembina Sekolah.
Kunjungan monitoring juga telah dilakukan oleh pihak Departemen Agama (Depag) untuk mata pelajaran agama, serta Kabid Dikdasmen untuk mata pelajaran lainnya.
"Pelaksanaan ujian, puji Tuhan semua berjalan dengan baik dan lancar. Tidak ada kendala berarti, hal-hal kecil pun bisa kami atasi segera. Dalam pelaksanaannya, kami juga dibantu oleh pengurus OSIS," ungkap Restyn.
Lebih lanjut, Restyn menegaskan bahwa ujian ini bukan sekadar formalitas. Hasil USBK memiliki bobot sebesar 30% dari nilai akhir ijazah, yang dikombinasikan dengan rata-rata nilai rapor selama 3 tahun. Hal ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperbaiki atau meningkatkan nilai akademik mereka.
"Ini momen penting bagi mereka untuk menguji kemampuan diri sendiri setelah belajar selama tiga tahun. Nilai ini sangat berpengaruh, jadi harus diikuti dengan sungguh-sungguh sebagai kesempatan meningkatkan nilai akhir," tegasnya.
Pengumuman kelulusan dan pembagian dokumen pendidikan dijadwalkan akan dilaksanakan pada 5 Mei 2026. Pada hari tersebut, siswa akan menerima transkrip nilai, sertifikat TKA, surat keterangan kelulusan, hingga ijazah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....