Bandara Frans Kaisiepo Biak Waspadai Ancaman Virus Nipah
- 06 Feb 2026 07:20 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak- Bandara Frans Kaisiepo (FKO) Biak menunjukkan langkah cepat dan nyata dalam mengantisipasi potensi masuknya Virus Nipah melalui pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Kewaspadaan Penyakit Virus Nipah, bekerja sama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) kelas II Biak, serta Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh para pimpinan maskapai penerbangan (airlines) dan perusahaan ground handling yang beroperasi di Bandara Frans Kaisiepo Biak, sebagai bagian dari upaya membangun pemahaman dan kesiapsiagaan bersama di seluruh ekosistem kebandarudaraan.

General Manager Bandara Frans Kaisiepo Biak, Iwan Sanusi, lewat rilisnya menyampaikan bahwa Virus Nipah merupakan penyakit zoonotik yang ditularkan dari hewan ke manusia, memiliki tingkat fatalitas tinggi, dan menjadi perhatian dunia internasional. Meski hingga saat ini belum ditemukan kasus konfirmasi pada manusia di Indonesia, kewaspadaan di pintu masuk negara tetap harus diperkuat.
“Sosialisasi ini merupakan bagian dari arahan dan instruksi pemerintah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi emerging. Ini juga menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor, termasuk dengan airlines dan ground handling, dalam menjaga bandara sebagai pintu gerbang utama masuknya orang dan barang ke Kota Biak,” ujar Iwan Sanusi Jumat 6 Februari 2026
Ia menegaskan bahwa bandara memiliki peran strategis tidak hanya sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga sebagai garis pertahanan awal dalam perlindungan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, langkah antisipasi dilakukan secara terintegrasi melalui tiga fungsi utama.
“Fungsi bandara memastikan dukungan operasional dan fasilitas, fungsi kekarantinaan kesehatan memperkuat deteksi dini dan skrining pelaku perjalanan, sementara fungsi karantina hewan, ikan, dan tumbuhan memperketat pengawasan media pembawa penyakit. Ketiganya harus berjalan selaras,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, BKK kelas II Biak menyampaikan paparan komprehensif terkait karakteristik Virus Nipah, pola penularan, situasi global dan nasional, serta langkah pencegahan dan penanganan di pintu masuk negara. Materi ini menjadi pedoman bersama bagi seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
Melalui sosialisasi ini, Bandara Frans Kaisiepo Biak menegaskan komitmennya untuk melaksanakan kebijakan pemerintah secara konsisten, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan kesiapsiagaan yang terukur dalam menghadapi potensi ancaman kesehatan masyarakat.
“Sinergi ini adalah kunci. Dengan keterlibatan seluruh pihak, kami berupaya menjaga keselamatan penerbangan, kesehatan masyarakat, serta keamanan wilayah Kota Biak,” ucapnya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....