Diduga Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak, 5 Orang Meninggal, 3 Belum Ditemukan

  • 31 Mei 2026 18:29 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID,Biak – Sebuah ledakan keras menggegerkan kawasan Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu 31 Mei 2026 siang. Kejadian yang diduga kuat berasal dari bom peninggalan Perang Dunia Kedua ini mengakibatkan korban jiwa.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, S.H., S.I.K., M.H., dalam keterangan resmi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor, perwakilan Satpol PP, Dandim 1708/BN, tim BASARNAS Biak, serta personel Brimob Polda Papua. Dalam penjelasannya, ia menyebutkan ledakan terjadi sekira pukul 14.45 Waktu Indonesia Timur.

"Sekitar pukul 14.45 WIT, di Kompleks Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, telah terjadi dugaan ledakan bom peninggalan Perang Dunia Kedua. Ledakan ini sangat keras dan mengguncang kawasan sekitar," ujar AKBP Ari Trestiawan.

Berdasarkan data identifikasi sementara yang telah dilakukan bersama tim gabungan, termasuk Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya, kejadian ini telah merenggut nyawa sebanyak 5 orang. Sementara itu, masih ada 3 orang lainnya yang hingga kini belum ditemukan dan sedang dalam proses pencarian intensif.

"Kami bersama BASARNAS, Dinas Kesehatan, dan seluruh pihak terkait terus berupaya mengidentifikasi serta mengevakuasi korban. Hingga saat ini, tercatat 5 korban meninggal dunia, dan 3 korban lainnya masih kami cari keberadaannya," ucapnya.

Menanggapi insiden tersebut, pihak kepolisian dan instansi terkait telah mengambil langkah-langkah penanganan darurat. Langkah pertama yang dilakukan adalah pengamanan dan pensterilan Tempat Kejadian Perkara (TKP) melalui prosedur TPTKP, guna mencegah risiko ledakan susulan yang dikhawatirkan masih bisa terjadi.

"Langkah awal kami adalah melaksanakan TPTKP, mengamankan, dan mensterilkan lokasi kejadian. Hal ini bentuk mitigasi untuk mencegah terjadinya ledakan lanjutan. Kami juga dibantu personel Brimob Polda Papua untuk kembali memastikan keamanan kawasan tersebut," ujar Kapolres.

Pihak berwenang pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mendekati atau berkerumun di sekitar lokasi kejadian. Kawasan tersebut dinilai belum aman sepenuhnya karena masih ada potensi bahaya dari sisa material atau dampak lain yang belum teridentifikasi.

"Kami menyarankan kepada masyarakat agar menjauhi sementara waktu dan tidak mendekati TKP karena dipastikan belum aman sepenuhnya. Kami akan terus mensterilkan lokasi sampai struktur dan kawasan benar-benar aman dari ancaman ledakan susulan maupun dampak lainnya," ucap Kapolres.

Sebelumnya Bupati Biak Numfor Markus O.Mansnembra meninjau langsung lokasi kejadian dan didampingi Sekda Biak Numfor Zacharias L.Mailoa,Dandim 1708/BN Letkol Kav John Suweni, Kepala Satpol PP,Z.Z Rolando, Kepala Distrik Biak Kota Marthen Kafiar dan Lurah Fandoy Frans Rumsarwir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....