Anti Haus saat Puasa? Mulai dengan Menghindari Minuman Ini

  • 25 Feb 2026 12:49 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Selama bulan Ramadan, umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus sejak fajar hingga matahari terbenam. Karena itu, menjaga pola makan dan minum menjadi hal yang sangat penting agar tubuh tetap bugar sepanjang hari. Salah satu kuncinya adalah menghindari minuman yang dapat memicu dehidrasi dan membuat rasa haus datang lebih cepat.

Biasanya, menjelang puasa banyak orang mulai menyiapkan stok bahan makanan di rumah. Selain memilih menu yang bergizi, jenis minuman yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka juga perlu diperhatikan. Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Minuman dengan kandungan elektrolit alami pun bisa membantu mencegah dehidrasi.

Mengutip EatingWell, ada beberapa jenis minuman yang sebaiknya dibatasi selama berpuasa karena berpotensi membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Berikut empat minuman yang sebaiknya dihindari agar puasa tetap nyaman:

1. Minuman Manis

Minuman tinggi gula, terutama yang mengandung fruktosa dan glukosa, dapat meningkatkan risiko dehidrasi jika dikonsumsi berlebihan. Ahli gizi Brittany Lubeck menjelaskan bahwa asupan gula yang tinggi bisa memperparah kehilangan cairan tubuh. Contohnya termasuk minuman bersoda, minuman kemasan berpemanis, serta minuman dengan tambahan gula buatan. Jika diminum dalam jumlah banyak saat sahur, rasa haus justru bisa muncul lebih cepat.

2. Minuman Berkafein

Tak hanya kopi, teh dan matcha juga mengandung kafein. Zat ini bersifat diuretik, artinya dapat merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil. Akibatnya, cairan tubuh lebih cepat berkurang dan rasa haus pun meningkat. Karena itu, konsumsi minuman berkafein sebaiknya dibatasi selama puasa.

3. Minuman Energi

Minuman energi kerap dipilih untuk menambah stamina. Namun, sebagian besar produk ini mengandung kadar gula dan kafein yang cukup tinggi. Kombinasi keduanya dapat memicu peningkatan frekuensi buang air kecil sekaligus membuat kadar gula darah naik-turun dengan cepat. Jika membutuhkan tambahan energi, lebih baik memilih sumber alami seperti teh hijau atau air kelapa, tentu saja dalam jumlah yang wajar.

4. Jus Buah Kemasan

Meski berbahan dasar buah, jus dalam kemasan sering kali mengandung tambahan gula yang tidak sedikit. Konsumsi berlebihan dapat membuat tubuh lebih cepat haus. Bila ingin menikmati jus saat sahur atau berbuka, sebaiknya pilih jus 100 persen buah tanpa gula tambahan, atau buat sendiri di rumah agar kandungannya lebih terkontrol.

Dengan memilih minuman yang tepat, tubuh akan tetap terhidrasi dan ibadah puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman. Kuncinya sederhana: perbanyak air putih, batasi gula dan kafein, serta utamakan asupan alami yang menyehatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....