Pembangunan Gedung Permanen Sekolah Rakyat Biak Numfor Dimulai Juli 2026
- 11 Jul 2026 06:14 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak – Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi di Biak Numfor resmi akan dimulai pada Juli 2026, dengan kontrak senilai hampir Rp1 triliun yang telah ditandatangani oleh Menteri PUPR. Rencananya pembangungan gedung di lahan seluas 10 hektare di Jl. Adibai, Ibdi, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua ini akan rampung dan digunakan siswa mulai Tahun Ajaran Baru 2027.
Demikian dijelaskan oleh Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua Kementerian Sosial RI, John Herman Mampioper, pada Jumat 10 Juli 2026.
Selama ini Sekolah Rakyat yang beroperasi di Biak Numfor baru melayani jenjang pendidikan menengah atas. Berbeda dengan rintisan yang sudah berjalan satu tahun ini, gedung permanen yang akan dibangun merupakan Sekolah Rakyat Terintegrasi, yang mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu lokasi.
Fasilitas yang disiapkan pun sangat lengkap dan standar nasional, yaitu Asrama siswa terpisah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, Rumah dinas guru, Ruang laboratorium Pendidikan, Sarana ibadah termasuk gereja, Lapangan sepak bola standar nasional, Lapangan bola voli dan bola basket, Fasilitas pendukung kegiatan fisik dan ekstrakurikuler lainnya.
“Pembangunan di Biak berdiri di atas lahan seluas 10 hektare, sesuai usulan lahan yang telah diserahkan kepada Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR sejak tahun 2005,”ujarnya.
Kontrak pembangunan telah sah ditandatangani pasca melalui tahapan pengumuman tender, verifikasi, hingga penetapan pemenang oleh Kementerian PUPR. Jadwal pelaksanaan fisik berlangsung Juli 2026 hingga Desember 2026.
"Artinya, bangunan permanen ini baru bisa ditempati siswa Sekolah Rakyat pada awal tahun 2027, bertepatan dengan Tahun Ajaran Baru 2027," jelas John.
Sebelumnya, Sekolah Rakyat rintisan telah berjalan tepat satu tahun per Juli 2026, berlandaskan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan melalui pendidikan. Selain Biak Numfor, pembangunan serupa dengan nilai kontrak masing-masing hampir Rp1 triliun juga berlangsung di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi.
Menjelang selesainya pembangunan, pemerintah pusat akan mulai melakukan penjangkauan dan rekrutmen calon siswa baru jenjang SD, SMP, dan SMA untuk wilayah Biak Numfor serta dua lokasi lain di awal tahun depan. Pihaknya memohon dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Biak Numfor dan seluruh elemen masyarakat agar proses ini berjalan lancar.
Berbeda dengan 96 titik Sekolah Rakyat permanen di seluruh Indonesia yang hampir rampung dan akan diresmikan Presiden, tiga lokasi di Papua baru memulai tahap pembangunan fisik pada Juli ini. Nantinya akan menyusul lokasi lain di Papua seperti Yapen, Timika, dan Merauke.
Ia menjelaskan, sebagai program strategis nasional, pembangunan ini mendapat dukungan menyeluruh dari Kementerian PUPR, yaitu Direktorat Jenderal Pelaksana Strategis menangani pembangunan Gedung, Direktorat Jenderal Binamarga memperbaiki akses jalan menuju Lokasi dan Direktorat Jenderal Cipta Karya menyiapkan fasilitas air bersih dan sistem penerangan.
"Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi ini diharapkan menjadi tonggak penting peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Biak Numfor dan Papua secara umum, serta mewujudkan kesetaraan akses pendidikan bagi semua lapisan Masyarakat , khusunya Masyarakat miskin dan miskin ekstrim," ungkap John mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....