Wabup Biak Pimpin Peringatan Harkitnas, Momentum Perkuat Solidaritas

  • 21 Mei 2026 06:23 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Wakil Bupati Biak Numfor Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara" di ikuti seluruh ASN bertempat di halaman Kantor Bupati pada Rabu, 20 Mei 2026.

"Sejarah mencatat berdirinya organisasi Boedi Oetomo (Budi Utomo) pada 1908 adalah fajar menyingsing bagi kesadaran berbangsa, kaum terpelajar pribumi mengonsolidasikan kekuatan melalui organisasi, melampaui sekat- sekat kedaerahan yang selama berabad- abad menjadi titik lemah perjuangan, sehingga perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik," ujar Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Wabup Biak Numfor Jimmy Carter Rumbarar Kapissa mengatakan

Secara filosofi, kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman, tanpa kehilangan jati diri

Tema Harkitnas sejalan filosofi identitas peringatan tahun ini, merepresentasikan semangat menjadi ibu pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa, sebagaimana amanat para pendiri bangsa.

"Program Makan Bergizi Gratis yang digalakkan pemerintah berjalan secara massif di berbagai satuan pendidikan untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan," ujarnya

Langkah ini diperkuat pemerataan akses pendidikan, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM, sementara juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis untuk memastikan perlindungan medis adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

Lebih lanjut Wabup Jimmy Kapissa, kesejahteraan rakyat juga diperkuat melalui koperasi desa/ kelurahan merah putih yang diharapkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat Desa.

Selain itu, pemerintah juga melakukan ikhtiar besar dalam perlindungan anak pada awal tahun ini sebagai wujud nyata kehadiran Negara per 28 Maret 2026, resmi menunda anak dibawa 16 tahun ke media sosial dan platform digital lainnya.

Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama.

"Kita harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat," ucapnya

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api "Boedi Oetomo" dalam setiap lini kehidupan.

Wabup Jemmy Kapissa mengajak semua pihak, menjadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan yang digalakkan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....