Mengenal Jenis Jamu yang diakui Sebagai Warisan Dunia UNESCO
- 27 Mei 2026 10:37 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Jamu merupakan warisan minuman tradisional bangsa Indonesia yang telah diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke UNESCO pada 7 April 2022 lalu. Pengajuan jamu ke UNESCO telah ditetapkan sesuai standar dan kaidah yang telah ditetapkan UNESCO. Penetapan tersebut memperkuat upaya Indonesia untuk melindungi dan mengembangkan jamu sebagai warisan budaya serta berkontribusi terhadap kesehatan atau kesejahteraan global.
Melansir laman Dewanjamu, Jamu atau djamoe merupakan singkatan dari djampi yang artinya doa atau obat dan oesodo (husada) yang bermakna kesehatan. Dengan kata lain djamoe berarti doa atau obat untuk meningkatkan kesehatan. Jamu juga dapat disebut sebagai obat rumahan karena bisa dibuat sendiri di rumah dengan memanfaatkan rempah-rempah di sekitar.
Menurut Permenkes RI No 003/MENKES/PER/I/2010, jamu adalah obat tradisional yang terdiri atas bahan ramuan, bahan yang berupa tumbuhan, bahan hewan, mineral sediaan sarian (galenik) atau campuran bahan tersebut yang secara turun temurun digunakan untuk pengobatan serta diterapkan sesuai norma yang berlaku di masyarakat.
Pengajuan jamu sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia ke UNESCO diharapkan dapat membuat budaya sehat jamu dari Indonesia agar semakin dikenal dalam kancah Internasional. Sehingga jamu yang telah ditetapkan menjadi kearifan lokal sejak zaman nenek moyang, dapat turut berkontribusi dalam menyehatkan dunia. Beberapa jenis jamu yang dikenal dunia diantaranya :
Kunyit Asam, terbuat dari kunyit, asam jawa, dan gula jawa, diyakini berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Beras Kencur, terbuat dari beras ketan, kencur, jahe, dan gula jawa, diklaim berguna untuk menghilangkan rasa lelah, meredakan sakit kepala, dan meningkatkan nafsu makan.
Temulawak, terbuat dari temulawak, jahe, dan gula jawa, bermanfaat untuk meredakan sakit perut, membantu pencernaan, dan meningkatkan nafsu makan.
Beras Kencur Sirih, terbuat dari beras ketan, kencur, daun sirih, dan gula jawa, bermanfaat untuk meredakan batuk dan pilek, serta menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Wedang Jahe, terbuat dari jahe, gula jawa, dan air, bertujuan untuk menghangatkan tubuh, meredakan sakit kepala dan flu, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....