Manis dan Penuh Makna, Ragam Kue yang Selalu Hadir Waktu Imlek
- 14 Feb 2026 19:01 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya identik dengan lampion merah dan barongsai, tetapi juga ragam kue khas yang sarat makna dan harapan baik. Aneka kue ini hampir selalu hadir di meja keluarga, menjadi simbol doa untuk keberuntungan, kemakmuran, dan kebersamaan di tahun yang baru.
Salah satu yang paling dikenal adalah kue keranjang. Teksturnya yang lengket dan rasanya yang manis melambangkan eratnya hubungan keluarga serta harapan rezeki yang “melekat” sepanjang tahun. Kue ini biasanya disajikan utuh, lalu diolah kembali dengan cara digoreng bersama balutan tepung dan telur agar lebih nikmat disantap.
Selain itu, ada pula kue mangkok yang tampil merekah di bagian atas. Bentuknya yang mekar dipercaya sebagai simbol berkembangnya rezeki dan usaha. Warna-warnanya yang cerah juga menambah suasana meriah di rumah saat perayaan berlangsung.

Tak ketinggalan kue lapis legit yang sering menjadi sajian favorit. Dengan lapisan yang banyak dan rasa yang kaya, kue ini dimaknai sebagai lambang rezeki berlapis serta perjalanan hidup yang manis. Proses pembuatannya yang telaten juga mencerminkan kesabaran dan ketekunan.

Di banyak rumah, toples berisi aneka kue kering seperti nastar, kue kacang, dan kue wijen juga tersaji untuk menjamu tamu. Tradisi berbagi kue menjadi cara sederhana mempererat silaturahmi antar keluarga dan sahabat yang saling berkunjung.
Lebih dari sekadar hidangan, kue-kue Imlek menyimpan cerita dan filosofi. Dari rasa manis hingga bentuk yang khas, semuanya membawa pesan harapan agar tahun yang baru dipenuhi kebahagiaan, kesehatan, dan keberuntungan bagi siapa saja yang merayakannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....