Penyebab Anak GTM dan Cara Mengatasinya

  • 09 Jun 2026 11:16 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Makan adalah kebutuhan dasar yang penting bagi tumbuh kembang anak. Namun, tidak sedikit orang tua yang menghadapi tantangan ketika si kecil tiba-tiba menolak makan atau yang dikenal dengan istilah GTM (Gerakan Tutup Mulut). Kondisi ini tentu membuat orang tua khawatir, terutama jika berlangsung terus-menerus. Sebelum panik, penting untuk memahami apa saja penyebab anak GTM dan bagaimana cara mengatasinya dengan tepat agar nafsu makan anak dapat kembali normal.

Dilansir dari Klinik Pintar, GTM adalah kondisi yang seringkali dihadapi orang tua selama masa pengenalan makanan padat atau MPASI pada anak. GTM sebenarnya adalah fase yang cukup umum dialami oleh anak. Meski GTM adalah hal yang normal, namun umumnya masalah ini terjadi pada anak yang baru memulai MPASI dan puncaknya terjadi pada usia 2 tahun yang mana mereka ingin menunjukkan kemandiriannya dengan menolak disuapi.

Penyebab Anak GTM

Sebagai orang tua, tentu kita perlu mengetahui penyebab dari GTM pada anak. Hal ini dikarenakan GTM secara jangka panjang dapat mengganggu tumbuh kembang Si Kecil. Mengetahui penyebab di balik perilaku anak GTM penting untuk membantu mengatasi masalah tersebut. Berikut beberapa penyebab GTM yang perlu orang tua ketahui:

1. Tumbuh Gigi

Salah satu alasan utama anak menolak makan adalah tumbuh gigi. Proses tumbuh gigi bisa membuat gusi anak terasa sakit dan tidak nyaman, sehingga mereka enggan makan. Sebagai orang tua, kita bisa membantu mengatasi penyebab anak GTM akibat tumbuh gigi dengan cara memberikan makanan yang lebih lunak atau dingin, seperti yogurt atau buah-buahan beku, yang dapat meredakan rasa sakit pada gusi.

2. Bosan dengan Menu Makanan yang Diberikan

Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun bisa bosan dengan menu makanannya. Terlebih jika ia mengonsumsi makanan yang sama dalam sehari secara terus menerus dan begitu pun dengan hari esoknya. Agar anak tak bosan dan masalah GTM teratasi, Moms bisa mencoba untuk menyajikan makanan dengan tampilan menarik atau mencoba resep baru yang menggugah selera. Melibatkan mereka dalam memasak juga bisa menjadi cara menyenangkan untuk meningkatkan minat mereka terhadap makanan.

3. Takut Mencoba Makanan Baru

Salah satu penyebab GTM adalah si kecil takut mencoba makanan baru. Ketakutan terhadap makanan baru, dikenal dengan istilah neophobia. Moms tak perlu khawatir, karena neophobia dianggap normal sebagai bagian dari tahapan perkembangan anak. Bahkan, kondisi ini memengaruhi sekitar 50% – 75% anak-anak. Anak yang neophobia enggan mencoba makanan baru dengan alasan takut dengan rasa, tekstur, atau warnanya. Untuk mengatasinya, penting bagi orang tua untuk bersabar dan tidak memaksakan anak untuk mencoba makanan baru. Mulailah dengan memberikan sedikit makanan baru secara perlahan-lahan dan berikan pujian ketika mereka mau mencobanya.

4. Tidak Merasa Lapar

pernah mendengar si kecil yang berkata tidak ingin makan karena kenyang? Jika iya, Moms tak perlu memaksanya, karena seperti halnya orang dewasa, anak-anak tidak selalu merasa lapar pada waktu yang sama setiap hari. Terlebih, mereka juga memiliki kemampuan dalam merasakan dan memahami kebutuhan dan sensasi tubuhnya sendiri, termasuk rasa lapar. Anak-anak dikenal memiliki intersepsi yang baik keterampilan, artinya mereka mampu merasakan dan memahami sensasi tubuhnya sendiri. Ini termasuk kelaparan. Untuk mengatasi hal ini, cobalah membuat jadwal makan yang lebih fleksibel dan biarkan anak makan saat mereka merasa lapar. Hindari memberikan camilan yang terlalu banyak di antara waktu makan utama.

5. Alami Avoidant Restrictive Food Intake Disorder (ARFID)

Penyebab GTM selanjutnya yaitu adanya masalah Avoidant Restrictive Food Intake Disorder (ARFID). ARFID adalah gangguan makan di mana seseorang memiliki keterbatasan dalam jenis atau jumlah makanan yang mereka konsumsi. Anak-anak dengan ARFID mungkin menolak makanan karena alasan sensorik atau tidak suka terhadap rasa atau aroma tertentu. Berbeda dengan gangguan makan lainnya, anak-anak dengan ARFID cenderung membatasi asupan makanan hingga tidak mengonsumsi kalori dalam jumlah yang sehat.

Cara Mengatasi Anak GTM

Menghadapi anak yang susah makan atau GTM adalah tantangan umum yang dihadapi banyak orang tua. Namun, dengan pendekatan yang tepat, Anda dapat menciptakan lingkungan makan yang positif dan merangsang selera makan anak. Berikut beberapa cara mengatasi anak GTM yang bisa Anda lakukan:

1. Hindari memberi terlalu banyak camilan

2. Memberikan Makanan dalam Porsi Kecil

3. Jangan memarahi anak untuk makan

4. Jauhkan Distraksi saat Makan

5. Anak Menyiapkan Makanan

GTM pada anak memang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan cara yang tepat, orang tua dapat membantu anak kembali menikmati waktu makannya. Kuncinya adalah kesabaran, konsistensi, dan suasana makan yang menyenangkan. Jika GTM berlangsung dalam waktu lama dan disertai penurunan berat badan, segera konsultasikan dengan dokter anak agar si kecil mendapatkan penanganan yang sesuai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....