Francis Drake, Pelaut Inggris Pertama yang Mengelilingi Dunia
- 30 Jun 2026 09:50 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Nama Francis Drake tercatat sebagai salah satu pelaut paling terkenal dalam sejarah Inggris. Keberhasilannya mengelilingi dunia pada akhir abad ke-16 menjadikan Drake sebagai orang Inggris pertama yang menyelesaikan pelayaran keliling dunia. Selain dikenal sebagai penjelajah, ia juga berperan penting dalam memperkuat kekuatan maritim Inggris pada masa pemerintahan Elizabeth I.
Menurut Britannica.com , Francis Drake lahir sekitar 1540 di Devon, Inggris, dari keluarga sederhana. Sejak usia muda, ia telah mengenal dunia pelayaran melalui kapal-kapal dagang yang berlayar melintasi Selat Inggris. Pengalaman tersebut membentuk kemampuannya sebagai pelaut ulung dan navigator yang andal.
Karier Drake mulai menanjak ketika ia dipercaya memimpin berbagai ekspedisi ke Samudra Atlantik dan Laut Karibia. Pada masa itu, Inggris tengah bersaing dengan Spanyol dalam memperebutkan jalur perdagangan dunia. Drake beberapa kali menyerang kapal-kapal Spanyol yang mengangkut emas dan perak dari Amerika menuju Eropa, sehingga namanya disegani oleh Inggris sekaligus ditakuti oleh Spanyol.
Pencapaian terbesar Drake dimulai pada 1577, ketika ia memimpin ekspedisi menggunakan kapal Golden Hind. Dengan dukungan Ratu Elizabeth I, armada tersebut berlayar melintasi Samudra Atlantik, melewati Selat Magellan, menyusuri pantai barat Amerika Selatan, lalu menyeberangi Samudra Pasifik hingga mencapai Kepulauan Maluku. Dari sana, Drake melanjutkan perjalanan melalui Samudra Hindia dan kembali ke Inggris pada 1580, menyelesaikan pelayaran keliling dunia dalam waktu hampir tiga tahun.
Keberhasilan tersebut menjadikan Drake sebagai orang Inggris pertama yang berhasil mengelilingi dunia dan salah satu pelaut paling berpengaruh pada zamannya. Sebagai bentuk penghargaan, Ratu Elizabeth I menganugerahkan gelar kebangsawanan "Sir" kepadanya pada tahun 1581 dalam sebuah upacara di atas kapal Golden Hind.
Tidak hanya dikenal sebagai penjelajah, Drake juga memainkan peran penting dalam sejarah militer Inggris. Pada 1588, ia menjadi salah satu komandan armada Inggris yang berhasil mengalahkan Spanish Armada, armada laut Spanyol yang saat itu dianggap sebagai yang terkuat di dunia. Kemenangan tersebut memperkokoh posisi Inggris sebagai kekuatan maritim baru di Eropa.
| Baca juga: Mengenal Perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) |
Francis Drake meninggal pada 28 Januari 1596 di lepas pantai Portobelo, Panama, ketika memimpin ekspedisi militer. Sesuai permintaannya, ia dimakamkan di laut dengan peti jenazah berbahan timah, tradisi yang mencerminkan kedekatannya dengan kehidupan maritim.
Warisan Drake tidak hanya berupa keberhasilan mengelilingi dunia, tetapi juga kontribusinya dalam pengembangan navigasi, pelayaran, dan kekuatan angkatan laut Inggris. Kisah hidupnya menjadi simbol keberanian, ketangguhan, dan semangat eksplorasi yang mendorong Inggris tampil sebagai salah satu negara maritim terbesar pada masanya.
Hingga kini, Francis Drake dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam Era Penjelajahan (Age of Discovery). Perjalanannya membuktikan bahwa tekad, keterampilan, dan keberanian dapat membuka cakrawala baru sekaligus mengubah arah sejarah dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....