Gen Z dan Era Digital, antara Produktivitas dan Kebiasaan Scrolling
- 30 Jun 2026 09:47 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Media sosial telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi Generasi Z. Aktivitas seperti membuka aplikasi, menggulir layar (scroll), berpindah ke konten berikutnya (swipe), lalu mengulanginya berkali-kali sudah menjadi kebiasaan yang dilakukan hampir tanpa disadari.
Dikutip dari artikel Kompasiana, pola scroll, swipe, repeat menggambarkan bagaimana teknologi digital memberikan kemudahan sekaligus menghadirkan tantangan baru dalam mengatur waktu, menjaga fokus, dan membangun interaksi sosial di dunia nyata.
Media Sosial Menjadi Bagian dari Rutinitas
Bagi banyak Gen Z, media sosial bukan hanya tempat mencari hiburan, tetapi juga sarana belajar, mendapatkan informasi, membangun relasi, hingga mengekspresikan diri.
Kemudahan mengakses berbagai jenis konten membuat aktivitas scrolling menjadi kebiasaan yang dilakukan di sela-sela belajar, bekerja, bahkan sebelum tidur.
Fenomena Scroll Tanpa Henti
Banyak platform digital dirancang agar pengguna terus menemukan konten baru yang menarik. Akibatnya, seseorang bisa menghabiskan waktu lebih lama dari yang direncanakan tanpa benar-benar menyadarinya.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa rasa puas sesaat dari melihat konten baru dapat membuat seseorang terus menggulir layar, meski sebenarnya sudah berniat berhenti.
Dampaknya terhadap Fokus
Paparan konten yang terus berganti dalam waktu singkat dapat membuat perhatian mudah terpecah. Ketika dilakukan secara berlebihan, kebiasaan ini berpotensi mengurangi kemampuan untuk berkonsentrasi pada aktivitas yang membutuhkan fokus lebih lama, seperti belajar atau membaca.
Karena itu, penting bagi pengguna untuk mengatur waktu penggunaan media sosial agar tetap seimbang dengan aktivitas lainnya.
Tetap Terhubung, Tapi Jangan Lupakan Dunia Nyata
Teknologi memudahkan seseorang berkomunikasi dengan siapa saja, kapan saja. Namun, interaksi secara langsung bersama keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar tetap memiliki peran penting dalam menjaga hubungan sosial dan kesehatan mental.
Menyeimbangkan aktivitas digital dengan kehidupan nyata dapat membantu menciptakan pengalaman yang lebih sehat.
Bijak Mengelola Waktu Digital
Media sosial bukanlah sesuatu yang harus dihindari, melainkan perlu digunakan secara bijak. Menentukan batas waktu penggunaan gawai, beristirahat sejenak dari layar, serta memilih konten yang bermanfaat dapat membantu menciptakan kebiasaan digital yang lebih sehat.
Dengan begitu, teknologi tetap menjadi alat yang mendukung produktivitas, bukan justru menguasai rutinitas sehari-hari.
Kehidupan Gen Z di era digital memang tidak lepas dari kebiasaan scroll, swipe, repeat. Dikutip dari artikel Kompasiana, tantangan terbesar bukanlah keberadaan teknologi itu sendiri, melainkan bagaimana setiap individu mampu menggunakannya secara seimbang. Dengan pengelolaan waktu yang baik dan kesadaran dalam menggunakan media sosial, teknologi dapat menjadi sarana untuk belajar, berkarya, dan membangun koneksi tanpa mengurangi kualitas kehidupan di dunia nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....