Al-Khawarizmi, Ilmuwan Muslim Penemu Konsep Algoritma

  • 28 Mei 2026 18:11 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Di era digital saat ini, algoritma menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Mulai dari media sosial, mesin pencari, hingga kecerdasan buatan bekerja menggunakan algoritma. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa konsep algoritma berasal dari pemikiran seorang ilmuwan Muslim bernama Al-Khawarizmi.

Menurut britannica.com , Al-Khawarizmi lahir sekitar tahun 780 M di wilayah Khwarezm, Persia, yang kini berada di kawasan Uzbekistan. Ia hidup pada masa kejayaan peradaban Islam dan dikenal sebagai salah satu ilmuwan besar di bidang matematika, astronomi, dan geografi.

Nama Al-Khawarizmi mulai dikenal ketika ia bekerja di Baitul Hikmah atau House of Wisdom di Baghdad, pusat ilmu pengetahuan terbesar pada masa Kekhalifahan Abbasiyah. Di tempat itu, ia mempelajari dan mengembangkan berbagai ilmu dari Yunani, India, dan Persia.

Kontribusi terbesar Al-Khawarizmi ada pada bidang matematika. Ia menulis buku berjudul Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabala yang menjadi dasar ilmu aljabar modern. Dari kata “al-jabr” inilah muncul istilah algebra dalam bahasa Inggris.

Selain aljabar, nama Al-Khawarizmi juga menjadi asal mula kata “algorithm” atau algoritma. Istilah tersebut berasal dari pelafalan nama latinnya, Algoritmi. Metode perhitungan sistematis yang ia kembangkan kemudian menjadi dasar konsep algoritma yang digunakan dalam matematika dan ilmu komputer modern.

Pemikiran Al-Khawarizmi sangat berpengaruh terhadap perkembangan sains di dunia Barat. Karyanya diterjemahkan ke berbagai bahasa dan dipelajari selama ratusan tahun di Eropa. Berkat jasanya, sistem angka desimal dan metode perhitungan modern semakin berkembang luas.

Tak hanya di bidang matematika, Al-Khawarizmi juga menghasilkan karya dalam astronomi dan pemetaan bumi. Ia dikenal sebagai ilmuwan yang membantu menghubungkan ilmu pengetahuan Timur dan Barat pada masanya.

Hingga kini, nama Al-Khawarizmi tetap dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah ilmu pengetahuan dunia. Warisannya melalui konsep algoritma menjadi fondasi utama teknologi digital yang digunakan manusia setiap hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....