Hidup Minimalis di tengah Godaan Belanja Online

  • 11 Sep 2026 07:12 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Belanja online kini menjadi bagian dari keseharian. Hanya dengan beberapa kali klik, barang yang diinginkan bisa segera dipesan dan menunggu di depan pintu. Beragam promo, gratis ongkir, flash sale, hingga rekomendasi produk di media sosial membuat aktivitas belanja semakin sulit dihindari.

Mengutip dari Unesa, di tengah kemudahan tersebut, gaya hidup minimalis mulai menjadi pilihan bagi sebagian orang. Minimalisme bukan berarti tidak boleh membeli barang atau harus hidup dengan sedikit sekali benda. Lebih dari itu, minimalisme mengajak seseorang untuk mempertimbangkan apakah sesuatu benar-benar dibutuhkan dan memberikan manfaat.

Salah satu tantangan terbesar dalam menerapkan hidup minimalis adalah munculnya dorongan untuk membeli sesuatu hanya karena sedang tren. Melihat orang lain menggunakan barang tertentu di media sosial dapat menimbulkan keinginan untuk memilikinya juga.

Belum lagi notifikasi promo yang terus bermunculan. Barang yang sebenarnya tidak ada dalam daftar kebutuhan tiba-tiba terasa penting karena harganya sedang turun. Akhirnya, keranjang belanja semakin penuh, sementara barang yang dibeli belum tentu

Tren akan selalu berubah. Apa yang populer hari ini bisa saja tergantikan oleh tren baru beberapa minggu kemudian. Jika terus mengikuti semuanya, bukan hanya pengeluaran yang bertambah, tetapi barang-barang yang menumpuk juga semakin banyak.

Minimalisme mengajarkan bahwa tidak semua tren harus diikuti. Memilih barang yang sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, dan kemampuan diri justru dapat membuat seseorang lebih nyaman.

Hidup minimalis bukan tentang memiliki sesedikit mungkin barang. Minimalisme lebih berkaitan dengan kesadaran dalam menentukan apa yang layak dimiliki.

Di tengah budaya belanja online yang serba cepat, kemampuan untuk berhenti sejenak sebelum membeli menjadi hal yang berharga. Tidak semua yang muncul di layar harus masuk ke keranjang.

Sebab, hidup yang lebih sederhana bukan berarti kehilangan kesenangan. Justru dengan memilih secara sadar, kita bisa memberi ruang lebih banyak untuk hal-hal yang benar-benar penting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....