Mengapa Gen Z Mulai Memilih Frugal Living?

  • 16 Jun 2026 21:06 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Dalam beberapa tahun terakhir, istilah frugal living semakin sering terdengar, terutama di kalangan Generasi Z. Frugal living adalah gaya hidup yang menekankan pengelolaan keuangan secara bijak dengan memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan. Berbeda dengan anggapan bahwa hidup hemat berarti pelit, frugal living justru mengajarkan seseorang untuk menggunakan uang secara lebih sadar dan terencana.

Melansir Chubb.com, Salah satu alasan mengapa Gen Z mulai memilih frugal living adalah meningkatnya kesadaran finansial. Melalui media sosial, podcast, dan berbagai platform digital, banyak anak muda kini lebih mudah mengakses informasi tentang pentingnya menabung, investasi, serta perencanaan keuangan. Mereka mulai menyadari bahwa kebiasaan menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan dapat berdampak pada kondisi finansial di masa depan.

Faktor ekonomi juga menjadi pendorong utama. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, hingga tantangan mencari pekerjaan membuat banyak anak muda merasa perlu lebih berhati-hati dalam mengelola pengeluaran. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, memiliki dana darurat dan tabungan dianggap lebih penting daripada mengikuti tren konsumtif sesaat.

Selain itu, Gen Z mulai melihat bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari membeli barang baru. Banyak dari mereka yang lebih memilih pengalaman yang bermakna, seperti mengembangkan keterampilan, mengikuti kegiatan komunitas, atau menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Pola pikir ini membuat mereka lebih selektif dalam membelanjakan uang.

Menariknya, media sosial yang sebelumnya sering dianggap mendorong perilaku konsumtif kini juga berperan dalam mempopulerkan gaya hidup hemat. Konten tentang tips mengatur keuangan, tantangan menabung, hingga cerita sukses mencapai target finansial banyak menarik perhatian pengguna muda. Hal ini membuat frugal living tidak lagi dipandang sebagai keterbatasan, melainkan sebagai pilihan gaya hidup yang cerdas.

Meski demikian, menjalani frugal living bukan berarti harus menghilangkan semua bentuk hiburan atau kesenangan. Inti dari gaya hidup ini adalah keseimbangan, yaitu mengetahui kapan harus berhemat dan kapan boleh menikmati hasil kerja keras. Dengan cara tersebut, seseorang tetap dapat menikmati hidup tanpa mengorbankan kondisi keuangan.

Tren frugal living di kalangan Gen Z menunjukkan adanya perubahan cara pandang terhadap uang dan konsumsi. Generasi muda kini semakin menyadari pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang serta nilai dari setiap pengeluaran yang dilakukan. Bagi banyak Gen Z, hidup hemat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan strategi untuk mencapai masa depan yang lebih aman dan terencana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....