Pemkab Biak Dorong Layanan Transaksi Keuangan Digital

  • 31 Mar 2026 00:09 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Pemerintah Daerah Biak Numfor melakukan Audiensi dengan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua terkait capaian kinerja layanan transaksi keuangan digital bertempat di Lantai 2 ruang Cartenz Bank Indonesia di Jayapura pada Senin, 30 Maret 2026.

Kegiatan audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra, didampingi Ketua DPRK Biak Daniel Rumanasen dan sejumlah pimpinan OPD terkait lainnya berlangsung lancar.

"Dalam audiensi ini, pemerintah daerah biak Numfor memaparkan gagasan penguatan digitalisasi keuangan, termasuk pencapaian Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan layanan digital pasar darfuar biak," ujar Kepala BPKAD Biak, Gunadi melalui WhatsApp

Menurut Gunadi, secara kinerja dan Potensi Elektronifikasi Pemkab Biak Numfor telah mencapai Indeks ETPD sebesar 92,3% (kategori Digital) dan merupakan peringkat ke-4 di wilayah Papua, dengan potensi kuat dalam ajang Championship TP2DD 2025.

Ia berharap bahwa digitalisasi, khususnya pada pemungutan pajak daerah, diharapkan menjadi pengungkit utama optimalisasi PAD.

Hal ini menjadi krusial mengingat ketergantungan terhadap PAD masih cukup tinggi (target ±Rp35 miliar dari APBD ±Rp1,4 triliun).

Lebih lanjut Gunadi mengatakan Launching Pasar Digital Darfuar direncanakan 10 April 2026 sebagai transformasi pasar rakyat menjadi pasar digital, dengan target akuisisi *±200 merchant QRIS*, dengan potensi dihasilkannya ±1.000 volume transaksi perbulannya.

"Dalam rangka akselerasi implementasi, diusulkan beberapa inisiatif strategis antara lain, pembukaan rekening baru bagi user dan merchant QRIS disertai penguatan user experience (Transaksi Rp1) oleh PJP, Program promo transaksi QRIS di pasar, Program promo pembayaran pajak (Samsat) dan PDAM berbasis QRIS yang dapat mendukung capaian Championship TP2DD dan pembukaan booth edukasi QRIS dan Perlindungan Konsumen (PeKA) serta

Pelaksanaan shopping rally untuk meningkatkan experience masyarakat terhadap QRIS dan volume transaksi berbasis momentum," ujarnya

Sementara itu, KPwBI Papua juga menyampaikan pemanfaatan tools monitoring Championship TP2DD 2026 untuk membantu Pemda dalam memprediksi dan mengoptimalkan capaian skor yang akan disampaikan secara berkala pada 33 Pemda Wilker KPwBI Papua.

Diharapkan dengan Tools Monitoring Skor Championship dan Sesi Coaching Clinic Championship TP2DD dapat mengoptimalkan isian dan capaian seluruh Pemda Wilker Papua.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....