BMKG Biak Bangun Koordinasi Antisipasi Dampak Fenomena El-Nino

  • 21 Apr 2026 12:56 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Stasiun Meteorologi Kelas 1 Frans Kaisiepo Biak menggelar sosialisasi menggelar sosialisasi dan koordinasi sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diprediksi akan terjadi pada tahun ini di sejumlah daerah di luar Papua,

Kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam bentuk Coffee Morning itu melibatkan pimpinan dan staf dari OPD terkait di lingkungan Pemkab Biak Numfor, BUMN/ BUMD dan pihak terkait lainnya bertempat di Cafe Supernova pada Selasa, 21 April 2026.

"Sosialisasi ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan dini terhadap potensi kemarau kering dan peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan yang diprediksi akan terjadi di daerah Kalimantan, Sumatra, Jawa dan lainnya pada April hingga Agustus mendatang," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas 1 Frans Kaisiepo Biak, Agung Sudiono.

Agung.

Agung mengatakan, meskipun Biak Numfor tidak termasuk daerah yang diprediksi terdampak fenomena EL Nino, namun tetap melakukan kesiapsiagaan dini terhadap fenomena tersebut.

Diharapkan kepada para kepala dinas, baik vertikal maupun otonom agar tetap menginformasikan kepada masyarakat agar tetap siaga, mengantisipasi dampak musim kemarau yang lebih panjang, jika sewaktu - waktu terjadi fenomena EL Nino di Biak Numfor.

"Saya berharap masyarakat aktif update informasi yang dikeluarkan BMKG melalui berbagai mas media, sehingga mengetahui informasi secara pasti fenomena EL Nino dan apa saja yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari fenomena ini," ujarnya.

Kepala RRI Biak.

Sementara Kepala Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Bak, Isnardi, SE usai menghadiri sosialisasi mengatakan kegiatan ini sangat positif sebagai upaya mengantisipasi dampak musim kemarau berkepanjangan.

Menurutnya RRI sebagai lembaga penyiaran publik, siap memainkan peran memberikan edukasi dan menginformasikan kepada masyarakat mengenai fenomena El Nino yang diprediksi akan berdampak pada pertengahan tahun ini.

Selain itu, juga memberikan informasi publik yang tepercaya mengenai perkembangan cuaca dari BMKG, dan memastikan masyarakat mendapatkan data terkini mengenai risiko kekeringan.

"Langkah aktif ini sejalan dengan komitmen RRI untuk terus memberikan pelayanan informasi publik yang bermanfaat, khususnya dalam situasi darurat iklim," ujar Isnardi.

Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong tindakan preventif yang kolaboratif antara semua pihak, baik pemerintah daerah, dan warga, sehingga meminimalisir dampak dari fenomena EL Nino.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....