Ketika Cara Mendengarkan Musik Telah Berubah
- 18 Jan 2026 23:42 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Lagu-lagu Indonesia saat ini viral lebih cepat daripada harus mengingat judulnya dulu. Reff berdurasi belasan detik bisa mengangkat satu lagu ke puncak popularitas, lalu menenggelamkannya dalam waktu singkat. Banyak yang menyebut ini sebagai kemajuan industri musik digital.
Namun dibalik itu, ada masalah yang jarang dibicarakan, cara mendengar musik telah berubah, dan perubahan ini membawa konsekuensi serius bagi kualitas karya dan budaya mendengar di Indonesia. Di masa kaset dan radio, lagu memiliki waktu untuk tumbuh. Pendengar mendengar lagu berulang-ulang, menghafal lirik, dan memahami ceritanya.
Album didengarkan utuh, dan lagu pun menjadi bagian dari ingatan kolektif. Kini, lagu langsung dilempar ke platform digital dan bersaing dengan ribuan rilisan baru setiap hari. Jika tidak menarik perhatian dalam beberapa detik pertama, lagu dilewati. Jika tidak viral, lagu tenggelam. Artinya, ukuran keberhasilan lagu bukan lagi kedalaman makna atau kualitas musikal, tetapi kemampuan menarik perhatian sesaat.
Perubahan ini didorong oleh algoritma media sosial. Lagu yang sering dipakai di konten akan terus didorong, sedangkan lagu yang tidak cocok untuk potongan video akan tersingkir. Akibatnya, selera pendengar tidak tumbuh alami, tetapi diarahkan oleh sistem. Pendengar merasa memilih musiknya sendiri, padahal sebagian besar hanya mengikuti arus yang disediakan layar.
Di sisi lain, identitas musik Indonesia menjadi semakin tipis karena karya lebih mengikuti formula global yang terbukti viral, bukan karakter lokal yang khas. Yang paling memprihatinkan adalah cara pendengar meresponsnya. Banyak orang lebih sering mengenal potongan lagu daripada versi utuhnya.
Musik layak mendapat ruang lebih dari sekadar latar video. Ia adalah bagian dari budaya dan identitas. Jika ingin musik Indonesia berkembang tanpa kehilangan jiwanya, maka perlu kembali belajar mendengar lagu secara utuh, bukan hanya menikmati potongannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....